Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi

Minggu, 05 Juli 2026 - 10:39 WIB
loading...
Militer China Mempromosikan...
Militer China promosikan dua perwira ke pangkat jenderal setelah banyak jenderal dipecat karena korupsi. Foto/INSS
A A A
BEIJING - Militer China telah mempromosikan dua perwira ke pangkat jenderal. Langkah ini mungkin menjadi pendahulu reorganisasi di tingkat atas setelah banyak jenderal dipecat dalam pemberantasan korupsi yang telah berlangsung lama.

Promosi dua jenderal baru ini diduga bagian dari upaya untuk mereformasi militer dan memastikan loyalitasnya kepada Partai Komunis yang berkuasa di China dan pemimpin negara, Xi Jinping.

Baca Juga: China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan

Ini terjadi ketika Xi berupaya mempercepat modernisasi angkatan bersenjata untuk mengamankan dan mempertahankan kepentingan China di Pasifik, termasuk Taiwan dan klaim teritorial lainnya.

Presiden Xi Jinping, yang juga kepala militer, menyampaikan perintah promosi dua perwira bernama Zhang Shuguang dan Wang Gang—komandan Angkatan Udara—menjadi jenderal dalam sebuah upacara pada hari Jumat.

Zhang juga ditunjuk sebagai kepala divisi yang menyelidiki korupsi di Komisi Militer Pusat, badan tertinggi militer China.

Promosi ini dapat menempatkan mereka dalam posisi untuk mengisi kekosongan di Komisi Militer Pusat beranggotakan tujuh orang, yang secara efektif telah dikurangi menjadi dua orang karena penyelidikan korupsi.

Zhang khususnya tampak seperti kandidat utama, kata para analis. Kasus Wang kurang jelas, karena dua perwira Angkatan Udara lainnya—komandan Teater Pusat dan Timur China—dipromosikan menjadi jenderal di Tentara Pembebasan Rakyat atau PLA pada bulan Desember.

“Wang Gang adalah bagian dari generasi baru elite Angkatan Udara PLA dengan pengalaman operasional yang berat yang telah didelegasikan peran penting dalam militer China sejak putaran pembersihan terbaru,” kata James Char, seorang asisten profesor di S. Rajaratnam School of International Studies di Singapura.

Komisi tersebut diketuai oleh Xi Jinping. Satu-satunya anggota aktif lainnya adalah Wakil Ketua Zhang Shengmin. Dua mantan wakil ketua, termasuk jenderal tertinggi militer, telah dicopot atau secara efektif dicopot.

Menurut Char, pembersihan tersebut telah membongkar dua faksi utama di militer, memberi Xi Jinping kesempatan yang lebih bersih untuk memilih pemimpin masa depan.

Pada saat yang sama, fakta bahwa hanya empat letnan jenderal yang telah diangkat menjadi jenderal menunjukkan bahwa Xi Jinping tidak terburu-buru untuk merombak kepemimpinan, kata K. Tristan Tang, seorang peneliti non-residen di National Bureau of Asian Research yang berbasis di Amerika Serikat.

"Dia masih mengamati, menguji, dan menyeleksi para letnan jenderal senior PLA ini,” kata Tang, yang dikutip AP, Minggu (5/7/2026).

Komisi Militer Pusat yang baru diperkirakan akan diumumkan pada Kongres Partai Komunis berikutnya pada musim gugur tahun depan, ketika masa jabatan lima tahun komisi saat ini berakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Kunjungi Wilayah Ukraina...
Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!
Rekomendasi
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
Berita Terkini
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Infografis
Kekuatan Militer 2 Negara...
Kekuatan Militer 2 Negara yang Diduga Mengekspor Senjata ke Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved