Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Suhu yang melonjak, potensi badai, dan pos pemeriksaan keamanan ala bandara berpotensi meredam acara tersebut, dengan para pejabat administrasi dilaporkan khawatir tentang potensi jumlah pengunjung.

Acara ini juga telah memicu kontroversi politik dalam beberapa minggu terakhir.

Kelompok Gedung Putih yang mengorganisirnya - Freedom250 - telah dituduh oleh para kritikus secara efektif menggantikan komisi America250 yang terpisah dan bipartisan yang dibentuk oleh Kongres satu dekade lalu, dengan beberapa Demokrat menuduh Trump membajak acara tersebut - tuduhan yang dibantah oleh penyelenggara.

"Presiden Trump tidak bisa tidak mencoba menjadikan ulang tahun ke-250 Amerika sebagai tentang dirinya sendiri," kata Senator Demokrat California Alex Padilla dalam sidang 24 Juni.

Freedom250, di pihak lain, telah menepis tuduhan tersebut, menggambarkannya sebagai "fitnah partisan" dari para politisi yang berusaha mendapatkan "poin politik" daripada merayakan tonggak sejarah AS.

Di tempat lain di negara itu, Bola Times Square di New York akan jatuh delapan kali untuk menandai tengah malam di setiap zona waktu AS. Akan ada juga pertunjukan api.

Pameran karya seni akan diadakan di kota tersebut pada pukul 21:25 waktu setempat.

Dan di Philadelphia, tempat Deklarasi Kemerdekaan ditandatangani di Independence Hall 250 tahun yang lalu, akan ada konser perayaan yang menampilkan bintang-bintang termasuk Christina Aguilera dan Meek Mill. Kota ini juga akan menyelenggarakan pertandingan final Piala Dunia pada hari yang sama.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved