Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Kamis, 02 Juli 2026 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha menyerukan kepada sekutu-sekutu Ukraina untuk memperkuat pertahanan udara negara itu setelah apa yang dia gambarkan sebagai "malam yang mengerikan" di Kyiv. Dia mendesak para mitra untuk tidak menunda keputusan tentang penyediaan sistem pertahanan udara dan rudal.
Menulis di X, Sybiha mengatakan jumlah korban tewas setelah serangan itu mungkin meningkat karena tim penyelamat terus melanjutkan pekerjaan mereka.
Rusia telah mengintensifkan serangannya terhadap Kyiv dalam beberapa pekan terakhir, bahkan ketika serangan drone jarak jauh Ukraina terhadap situs militer dan fasilitas energi Rusia telah menyebabkan kekurangan bahan bakar dan mengganggu jalur pasokan di dalam Rusia.
Sybiha menolak setiap upaya untuk membenarkan serangan Rusia sebagai pembalasan atas serangan jarak jauh Ukraina, dengan mengatakan bahwa Ukraina menggunakan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB sementara Rusia tetap menjadi agresor.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mendesak warga ibu kota untuk tetap berada di tempat perlindungan karena "serangan musuh yang ganas" yang sedang berlangsung.
Dia mengatakan seorang paramedis dalam kondisi sangat kritis termasuk di antara korban luka di distrik Shevchenkivskyi. Layanan Darurat Ukraina mengatakan sebuah hotel dan dua bangunan tempat tinggal berlantai lima rusak di daerah tersebut.
Menulis di X, Sybiha mengatakan jumlah korban tewas setelah serangan itu mungkin meningkat karena tim penyelamat terus melanjutkan pekerjaan mereka.
Rusia telah mengintensifkan serangannya terhadap Kyiv dalam beberapa pekan terakhir, bahkan ketika serangan drone jarak jauh Ukraina terhadap situs militer dan fasilitas energi Rusia telah menyebabkan kekurangan bahan bakar dan mengganggu jalur pasokan di dalam Rusia.
Sybiha menolak setiap upaya untuk membenarkan serangan Rusia sebagai pembalasan atas serangan jarak jauh Ukraina, dengan mengatakan bahwa Ukraina menggunakan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB sementara Rusia tetap menjadi agresor.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mendesak warga ibu kota untuk tetap berada di tempat perlindungan karena "serangan musuh yang ganas" yang sedang berlangsung.
Dia mengatakan seorang paramedis dalam kondisi sangat kritis termasuk di antara korban luka di distrik Shevchenkivskyi. Layanan Darurat Ukraina mengatakan sebuah hotel dan dua bangunan tempat tinggal berlantai lima rusak di daerah tersebut.
Lihat Juga :