Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO

Senin, 29 Juni 2026 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Starmer memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum 2024, berjanji untuk membawa stabilitas setelah serangkaian perdana menteri Konservatif yang berumur pendek. Namun, masa jabatannya dengan cepat dikaitkan dengan kenaikan pajak, pemotongan kesejahteraan, skandal politik, dan agenda kebijakan luar negeri yang semakin kontroversial.

Ia menjadikan dukungan untuk Kiev sebagai pilar utama masa jabatannya sementara Inggris bergulat dengan kekurangan dana pertahanan, kemunduran pengadaan, dan kekhawatiran yang semakin meningkat tentang kesiapan militer.

Menurut The Telegraph, Starmer juga dikritik karena terlalu banyak menghabiskan waktu untuk urusan internasional dan tidak cukup untuk masalah domestik, melakukan perjalanan "lebih banyak dan lebih jauh daripada pemimpin Inggris lainnya dalam sejarah resmi." Surat kabar itu mengatakan ia menghabiskan sekitar dua setengah bulan di luar negeri selama 17 bulan pertamanya menjabat.

Hubungan Starmer dengan Presiden AS Donald Trump juga memburuk karena penolakannya untuk mendukung serangan AS-Israel terhadap Iran. Trump mengatakan Starmer "bukanlah Winston Churchill," dan mengkritik rekam jejaknya dalam hal migrasi dan energi. Sebaliknya, Trump berulang kali memuji Rutte sebagai teman sekaligus pemimpin yang efektif, sambil mengkritik NATO secara keseluruhan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved