Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya

Senin, 29 Juni 2026 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Tak lama kemudian, ia mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa industri senjata negara itu akan dengan cepat meningkatkan produksi sistem pertahanan udara untuk menangkis serangan Ukraina.

Mengklaim bahwa masalah yang muncul tidak kritis, Putin juga mengatakan bahwa Rusia akan mengimpor lebih banyak bahan bakar dan mempercepat pekerjaan perbaikan di fasilitas minyak untuk mengakhiri "defisit sementara."

Putin secara khusus berjanji untuk segera mengatasi kekurangan bahan bakar di Krimea, mengatakan bahwa pengiriman bahan bakar ke semenanjung Laut Hitam melalui darat dan laut akan meningkat dan menyatakan keyakinan bahwa “tugas ini akan diselesaikan.”

3. Ukrain Ingin Memecah Belah Rusia

Berbicara kepada seorang reporter TV pemerintah Rusia, Putin menggambarkan serangan Ukraina terhadap kilang minyak sebagai upaya untuk “menyebabkan perpecahan dalam masyarakat Rusia dan memaksa Rusia untuk menghentikan, meskipun hanya sebentar, kemajuan pasukan kita di sepanjang garis kontak, dan menciptakan kondisi untuk memulai proses negosiasi dengan syarat yang menguntungkan bagi lawan kita.”

“Kami tidak akan memberi mereka kesempatan itu,” kata Putin, menambahkan bahwa “serangan terhadap infrastruktur kami, ke mana pun diarahkan, sama sekali tidak berpengaruh pada situasi di garis depan, di garis kontak.”

4. Putin Menolak Proposal Perdamaian Ukraina

Putin mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa Ukraina telah mengusulkan penghentian bersama atas serangan mendalam di belakang garis musuh. Pemimpin Rusia itu berpendapat bahwa Kyiv mengajukan tawaran itu hanya karena kemampuan serangan mendalam Rusia sendiri jauh lebih kuat.

Menurut Putin, Kyiv juga menawarkan kerangka kerja untuk membatasi pertempuran aktif secara eksklusif di empat wilayah Ukraina yang secara sepihak dianeksasi Rusia pada tahun 2022 tetapi belum pernah sepenuhnya dikuasai, yaitu Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved