Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina

Senin, 29 Juni 2026 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Pekan lalu, serangan Ukraina lainnya menyebabkan kebakaran besar di kilang di tenggara Moskow, menyelimuti pinggiran ibu kota dengan kepulan asap hitam tebal.

Siap untuk Berunding


Beralih ke kemungkinan perundingan untuk mengakhiri perang dengan Ukraina, Putin mengatakan: "Kami berharap setelah semua peristiwa berakhir, setelah fase aktif di jalur Iran berlalu, kami akan melihat kedatangan perwakilan pemerintahan AS yang telah berulang kali kami temui di Moskow."

Bagian wawancaranya ini—dengan jurnalis Rusia Pavel Zarubin—tidak dipublikasikan oleh Kremlin tetapi dikutip oleh media Rusia. Zarubin juga mempublikasikannya di platform Telegram.

"Kami siap untuk melanjutkan negosiasi dan siap untuk membahas semua detailnya," imbuh Putin.

Putin menjawab pertanyaan tentang keadaan hubungan Rusia-AS setelah KTT G7 di Prancis, ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan Rusia harus membuat kesepakatan dengan Ukraina.

Pada hari Rabu, Trump mengatakan Zelensky berkinerja baik dalam perang melawan Rusia, setelah sebelumnya mengatakan dia kekurangan "kartu" untuk menang.

Para analis mengatakan Ukraina semakin mampu bertahan di medan perang, tetapi kota-kotanya masih menjadi target serangan mematikan Rusia dalam konflik yang kini telah berlangsung lebih lama daripada Perang Dunia I.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved