Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Senin, 29 Juni 2026 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Kapal selam kelas Astute keenam telah beroperasi tetapi masih menjalani uji coba dan belum siap untuk penugasan garis depan. Sementara itu, yang ketujuh—kapal selam terakhir yang direncanakan dalam program ini—masih dalam pembangunan.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa kekurangan kapal selam serang di laut terkait dengan fakta bahwa perbaikan besar dan pekerjaan modernisasi hanya dapat dilakukan di satu fasilitas.
Keterbatasan ini diperparah oleh kekurangan suku cadang, spesialis teknik, dan awak kapal selam. Menurut laporan tersebut, satu kapal selam bahkan dilucuti komponen-komponen tertentu agar kapal selam lainnya tetap beroperasi.
Publikasi tersebut menyimpulkan bahwa konsekuensinya serius, karena kapal selam ini termasuk di antara alat paling berharga Angkatan Laut Kerajaan Inggris untuk pengawasan rahasia terhadap kapal-kapal Rusia di Atlantik Utara.
Mantan komandan Angkatan Laut, Ryan Ramsey, yang dikutip oleh The Telegraph, mengatakan situasi tersebut membuat Inggris tampak tidak berdaya melawan Rusia. Menurutnya, ini merupakan peringatan serius, menambahkan bahwa masalah tersebut telah disembunyikan selama beberapa dekade tetapi dialihkan ke orang berikutnya yang bertanggung jawab.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa kekurangan kapal selam serang di laut terkait dengan fakta bahwa perbaikan besar dan pekerjaan modernisasi hanya dapat dilakukan di satu fasilitas.
Keterbatasan ini diperparah oleh kekurangan suku cadang, spesialis teknik, dan awak kapal selam. Menurut laporan tersebut, satu kapal selam bahkan dilucuti komponen-komponen tertentu agar kapal selam lainnya tetap beroperasi.
Publikasi tersebut menyimpulkan bahwa konsekuensinya serius, karena kapal selam ini termasuk di antara alat paling berharga Angkatan Laut Kerajaan Inggris untuk pengawasan rahasia terhadap kapal-kapal Rusia di Atlantik Utara.
Mantan komandan Angkatan Laut, Ryan Ramsey, yang dikutip oleh The Telegraph, mengatakan situasi tersebut membuat Inggris tampak tidak berdaya melawan Rusia. Menurutnya, ini merupakan peringatan serius, menambahkan bahwa masalah tersebut telah disembunyikan selama beberapa dekade tetapi dialihkan ke orang berikutnya yang bertanggung jawab.
Lihat Juga :