China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal

Jum'at, 26 Juni 2026 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Target 3D terbaru di lokasi uji coba rudal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Ruoqiang pertama kali diidentifikasi oleh peneliti sumber terbuka yang berbasis di Taipei, Joseph Wen, menggunakan foto satelit tanggal 11 Mei yang diambil oleh Vantor, sebuah perusahaan intelijen spasial Amerika yang mengoperasikan armada satelit pencitraan.

Struktur bagian dalam kapal tiruan tersebut sudah mulai terbentuk dalam gambar sebelumnya yang diambil oleh satelit Vantor pada 1 Februari.

Wen mengatakan target berukuran sebenarnya muncul di dekat jalur kereta api yang dikenal di lapangan tembak Taklamakan yang digunakan untuk mengangkut target bergerak melalui gurun. Menurutnya, sistem kereta api sepanjang 23 mil tersebut telah terlihat mengangkut kapal simulasi yang diyakini membawa peralatan yang dapat meniru tanda elektronik kapal perang AS.

Pengaturan ini memungkinkan PLA untuk berlatih dalam skenario penargetan yang lebih realistis untuk memvalidasi akuisisi target hingga "rantai pembunuhan" dari sistem radar dan senjatanya.

Di antara skenario yang mungkin terjadi dalam bentrokan AS-China adalah mengenai masa depan Taiwan, pulau demokrasi yang memerintah sendiri tapi masih diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayah China, yang pada akhirnya akan disatukan, termasuk dengan kekerasan.

Pertahanan AS atas Taiwan akan membutuhkan elemen Angkatan Laut AS untuk menempuh jarak yang sangat jauh di perairan Pasifik, dan pengambilalihan pulau yang berhasil akan membutuhkan pasukan China untuk menyerang kapal perang yang mendekat—termasuk kelompok kapal induk—dari jarak jauh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved