Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura

Jum'at, 26 Juni 2026 - 07:04 WIB
loading...
Selat Hormuz Bergejolak...
Drone Iran serang kapal berbendera Singapura di Selat Hormuz pada hari Kamis, menandai gejolak baru situasi di jalur perairan vital tersebut. Foto/UKMTO
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menyerang kapal kontainer berbendera Singapura di Selat Hormuz pada hari Kamis. Serangan ini diungkap seorang pejabat Amerika Serikat (AS).

Seorang pejabat AS, yang berbicara secara anonim untuk membagikan detail serangan tersebut, mengatakan bahwa kapal itu telah dihantam oleh drone.

Baca Juga: Iran Peringatkan Kapal-kapal Tak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

Serangan ini menjadi tanda bahwa situasi di jalur perairan vital itu kembali bergejolak, menjadi tantangan bagi upaya Presiden AS Donald Trump untuk membukanya kembali.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan bahwa jembatan kapal tersebut rusak setelah terkena di sisi kanan oleh proyektil yang tidak dikenal di lepas pantai Dahit, Oman. Tidak ada korban jiwa atau dampak lingkungan akibat serangan terbaru ini.

Setelah serangan itu, Organisasi Maritim Internasional (IMO)—yang bernaung di bawah PBB—untuk sementara menghentikan rencana yang telah berjalan beberapa hari guna mengevakuasi banyak kapal yang terdampar di Teluk Persia, dengan merujuk pada serangan hari Kamis. Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez mengatakan, "Penghentian ini diperlukan untuk menegaskan kembali bahwa jaminan keselamatan yang diperlukan tetap berlaku."

IMO mengatakan kapal itu telah melewati Selat Hormuz sebelum diserang. "Tidak transit di bawah kerangka evakuasi IMO," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved