AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke UEA, Menhan Israel Terbang ke Washington

Selasa, 22 September 2020 - 07:16 WIB
loading...
AS Hendak Jual Jet Tempur...
Sebuah jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin dipajang di Patuxent River Naval Air Station di Maryland, Amerika Serikat, 28 Oktober 2015. Foto/REUTERS/Gary Cameron/File Photo
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz dijadwalkan melakukan perjalanan ke Washington, DC, Selasa (22/9/2020) untuk serangkaian pertemuan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Asper dan pejabat senior Pentagon lainnya. Perjalanan Gantz dilakukan ketia Amerika ingin menjual jet tempur siluman F-35 ke Uni Emrat Arab (UEA).

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan pembicaraan tersebut diharapkan untuk fokus pada sikap negara Yahudi tersebut terhadap penjualan F-35 ke Abu Dhabi, yang dikhawatirkan beberapa pihak dapat membahayakan keunggulan militer regional Israel yang oleh Washington telah dijanjikan untuk ditegakkan. (Baca: Trump: Tak Masalah Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA )

Di bawah hukum AS, Kongres ditugaskan untuk memeriksa penjualan senjata ke negara-negara Timur Tengah terhadap rubrik mempertahankan keunggulan militer kualitatif Israel, keputusan yang biasanya dibuat melalui konsultasi antara Pentagon dan pejabat pertahanan Israel. Meskipun Israel tidak dapat memveto penjualan, itu dapat menimbulkan rintangan untuk membuat kesepakatan menjadi lebih sulit dan berlarut-larut.

Gantz awalnya menyatakan keprihatinan tentang UEA memperoleh jet tempur tersebut, meskipun ada kesepakatan normalisasi baru-baru ini antara Tel Aviv dan Abu Dhabi.

Minggu lalu, dia tampak melunakkan nada keberatannya dan mengatakan keberatan Israel tidak akan terlalu berpengaruh.

"Ini adalah hak prerogatif Amerika—bukan hak prerogatif Israel—untuk memutuskan kepada siapa akan menjual (F-35)," kata Gantz, seperti dikutip Times of Israel. (Baca juga: Israel Tuntut Kompensasi AS atas Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 ke UEA )

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada awal September bahwa dia sama sekali tidak masalah untuk menjual pesawat tempur F-35 buatan Lockheed Martin ke UEA.

Israel secara terbuka menentang AS yang ingin menjual senjata canggih kepada para pesaingnya di Timur Tengah dengan alasan bahwa negara Yahudi itu perlu mempertahankan supremasi militernya.

UEA, khususnya, telah menginginkan pesawat itu selama bertahun-tahun. Pejabat senior Emirat mengatakan bahwa mereka berharap semua penghalang untuk penjualan F-35 menghilang sekarang karena mereka telah menjalin hubungan terbuka dengan Israel.

"Seluruh gagasan tentang keadaan berperang atau perang dengan Israel sudah berakhir, jadi saya pikir seharusnya lebih mudah (untuk membeli jet tempur f-35)," kata pejabat senior UEA, Anwar Gargash, pada Agustus lalu. “Kami merasa bahwa dengan penandatanganan perjanjian (normalisasi hubungan Israel-UEA) ini dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, rintangan apa pun terhadap (pembelian) ini seharusnya tidak ada lagi."

Gantz juga akan membahas kerja sama keamanan bersama untuk mengurangi ekspansi Iran di kawasan. Menurut Kementerian Pertahanan Israel, Gantz akan tetap di Amerika Serikat selama 24 jam, dan kembali ke Israel sesaat sebelum fajar pada hari Kamis.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved