Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
“Kita benar-benar telah sampai pada momen perhitungan di sini untuk Amerika Serikat, untuk Israel dan untuk pihak-pihak Arab, serta para mediator. Semua orang sedang diuji,” kata Khouri kepada Al Jazeera dari ibu kota Yordania, Amman.

3. Israel Selalu Gagal Mematuhi Gencatan Senjata

Khouri mengatakan bahwa AS dan Israel memiliki sejarah gagal mematuhi perjanjian gencatan senjata, tetapi akan menghadapi tantangan yang lebih berat kali ini karena keterlibatan Iran.

“Perbedaannya sekarang adalah Iran terlibat langsung, mendukung Lebanon dan Hizbullah, dan ini telah menciptakan bentuk tekanan baru pada Israel dan AS,” kata Khouri.

“Ini benar-benar satu-satunya dinamika yang ada saat ini – dapatkah Amerika mengendalikan semangat militeristik dan pembantaian yang dilakukan Israel? Jika mereka tidak bisa, Iran akan merespons.”

4. Perdamaian Damai Hanya Berusia 60 Hari

Ali Vaez, direktur proyek Iran di International Crisis Group, mengatakan meskipun ia percaya MoU dapat bertahan, ia kurang optimis bahwa kesepakatan tersebut akan mengarah pada perjanjian yang lebih luas dan komprehensif.

“Sangat sulit – sangat ambisius – untuk mendapatkan kesepakatan dalam 60 hari. Ini sangat teknis [dan] ada banyak ketidakpercayaan” antara Washington dan Teheran, kata Vaez kepada Al Jazeera.

“Karena MoU dapat diperpanjang, mungkin kedua belah pihak akan tetap berada di ranah MoU untuk jangka waktu tertentu karena tidak ada alternatif yang lebih baik.”

Pertanyaan yang lebih luas, katanya, adalah apakah Iran pada akhirnya akan memisahkan situasi di Lebanon – yang merupakan inti dari MoU – dari kesepakatan bertahap lainnya yang mungkin dapat dicapai dengan Amerika Serikat.

5. Iran Ingin Mengendalikan Hizbullah

Mark Kimmitt, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk urusan politik-militer, mengatakan bahwa merupakan kesalahan bagi Iran untuk mengaitkan negosiasi dengan Washington dengan perang Israel di Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved