Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Beberapa minggu setelah gencatan senjata dimulai dalam perang dengan Iran, Hegseth bersaksi di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat mengenai permintaan anggaran Pentagon sebesar USD1,5 triliun. Selama sidang 30 April, Hegseth memperkirakan bahwa dibutuhkan "berbulan-bulan dan bertahun-tahun" untuk mengisi kembali persediaan karena perang Iran telah berlangsung selama berbulan-bulan. Hegseth menyebut jangka waktu tersebut "cepat," dan ia mencatat bahwa kecepatannya akan bergantung pada sistem senjata.

Hegseth mengatakan pada saat itu bahwa "kita sedang membangun pabrik baru secara langsung," menunjukkan bahwa kecepatan produksi akan meningkat, sambil menyebutkan tingkat amunisi yang menipis yang tersisa dari pemerintahan Biden.

Ketika didesak tentang komentarnya sebelumnya, Hegseth mengatakan "Saya berspekulasi beberapa amunisi membutuhkan waktu lebih lama daripada yang lain."

Ia menambahkan, "kita punya banyak amunisi."

Departemen Pertahanan belum mengungkapkan berapa banyak amunisi yang telah digunakan sejauh ini dalam perang Iran.

Selama konferensi pendapatan Lockheed Martin pada bulan April, kontraktor pertahanan tersebut mengatakan bahwa dibutuhkan tiga hingga empat tahun untuk meningkatkan produksi rudal Patriot dari tingkat saat ini 650 per tahun menjadi 2.000 per tahun.

"Kami membangun lebih banyak dari sebelumnya," kata Hegseth. "Pemerintahan Biden memberikan ratusan miliar dolar kepada Ukraina, dan Presiden Trump harus mengisi kembali, dan dia telah melakukannya, dan kami telah melakukannya, secara langsung."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved