China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Senin, 15 Juni 2026 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Melansir BBC, gereja juga membagikan foto dan video yang menunjukkan para jemaat, duduk di ruang pertemuan hotel yang dikelilingi oleh tim petugas SWAT (Special Weapons and Tactical Unit).
Setidaknya 50 petugas polisi hadir selama penggerebekan pada pukul 11:00 waktu setempat, menurut perkiraan beberapa anggota.
Lebih dari 30 anggota dan pemimpin "dibawa secara paksa dengan beberapa kendaraan polisi" dan diinterogasi di pusat penahanan Jiangyou, kata gereja. Sepanjang proses tersebut, mereka "bersekutu, menyanyikan himne, dan berdoa sampai sebagian besar dari mereka dibebaskan," tambahnya.
Jemaat yang tersisa, termasuk lansia dan anak-anak, dikurung di ruang dansa dan diperiksa identitasnya, menurut gereja. Cuplikan video menunjukkan beberapa jemaat bernyanyi bahkan ketika seorang petugas berpakaian preman naik ke panggung dan berulang kali berteriak agar mereka berhenti.
Gereja mengatakan petugas mencoba meminta mereka yang berada di ruang dansa untuk menandatangani surat pernyataan sebagai imbalan atas pembebasan mereka, tetapi tidak mengungkapkan isi surat pernyataan tersebut. Para jemaat menolak dan akhirnya dibebaskan pada pukul 18:00.
Selain Yan dan Wu, mereka yang dibawa untuk diinterogasi dibebaskan antara pukul 21:00 dan 23:00 pada hari Minggu.
Setidaknya 50 petugas polisi hadir selama penggerebekan pada pukul 11:00 waktu setempat, menurut perkiraan beberapa anggota.
Lebih dari 30 anggota dan pemimpin "dibawa secara paksa dengan beberapa kendaraan polisi" dan diinterogasi di pusat penahanan Jiangyou, kata gereja. Sepanjang proses tersebut, mereka "bersekutu, menyanyikan himne, dan berdoa sampai sebagian besar dari mereka dibebaskan," tambahnya.
Jemaat yang tersisa, termasuk lansia dan anak-anak, dikurung di ruang dansa dan diperiksa identitasnya, menurut gereja. Cuplikan video menunjukkan beberapa jemaat bernyanyi bahkan ketika seorang petugas berpakaian preman naik ke panggung dan berulang kali berteriak agar mereka berhenti.
Gereja mengatakan petugas mencoba meminta mereka yang berada di ruang dansa untuk menandatangani surat pernyataan sebagai imbalan atas pembebasan mereka, tetapi tidak mengungkapkan isi surat pernyataan tersebut. Para jemaat menolak dan akhirnya dibebaskan pada pukul 18:00.
Selain Yan dan Wu, mereka yang dibawa untuk diinterogasi dibebaskan antara pukul 21:00 dan 23:00 pada hari Minggu.
Lihat Juga :