Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut

Senin, 15 Juni 2026 - 08:23 WIB
loading...
A A A

Kepentingan Strategis China


Brar juga menyoroti urutan agenda diplomatik Xi yang datang ke Pyongyang setelah menggelar pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurut dia, urutan tersebut kemungkinan bukan kebetulan.

“Hal ini memungkinkan Beijing menampilkan dirinya sebagai pusat dari tatanan diplomatik alternatif yang mampu berinteraksi dengan Washington, berkoordinasi dengan Moskow, dan sekaligus memperkuat hubungan politik dengan Pyongyang,” sebut Brar.

Dia menilai pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa China mampu mengelola berbagai hubungan strategis secara bersamaan dan melakukannya dari posisi yang lebih proaktif.

Dalam konteks Taiwan, Brar mengatakan setiap langkah Beijing untuk memperkuat lingkungan strategis regionalnya memiliki implikasi tersendiri.

Menurutnya, hubungan yang lebih stabil dengan Rusia dan Korea Utara dapat memberi China ruang politik yang lebih besar untuk memusatkan perhatian pada isu Taiwan.

Meski demikian, Brar menegaskan bahwa perkembangan tersebut tidak serta-merta membuat konflik militer menjadi lebih dekat.

“Ini tidak membuat perang menjadi lebih dekat atau mengubah keseimbangan militer secara langsung,” ucapnya.

Namun, Brar menilai pola yang muncul menunjukkan bahwa Beijing tidak sekadar bereaksi terhadap perkembangan kawasan, melainkan secara aktif membentuk lingkungan politik dan diplomatik yang mendukung kepentingan strategisnya.

“Kunjungan Xi ke Pyongyang berakhir dalam dua hari. Namun pekerjaan politik yang menjadi bagian dari kunjungan itu masih terus berlangsung,” pungkas Brar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved