AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:46 WIB
loading...
A A A
Komando Selatan AS (SOUTHCOM) dalam sebuah unggahan di X menyatakan bahwa operasi gabungan tersebut berlangsung terhadap kompleks Tren de Aragua.

Trump telah mengambil serangkaian tindakan luar biasa terhadap geng tersebut, termasuk serangkaian serangan terhadap kapal-kapal kecil yang dituduh oleh pemerintahannya menyelundupkan narkoba ke Amerika.

Setidaknya 207 orang telah tewas dalam serangan kapal oleh militer AS di Samudra Pasifik bagian timur dan Laut Karibia sejak pemerintahan Trump mulai menargetkan mereka yang disebutnya "narkoteroris" pada awal September.

Trump dan para pejabat pemerintahannya secara konsisten menyalahkan Tren de Aragua sebagai akar penyebab kekerasan dan perdagangan narkoba ilegal yang melanda beberapa kota di AS.

Tentang Geng Tren de Aragua


Didirikan di Venezuela, Tren de Aragua telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan juga aktif di Kolombia, Peru, dan Chile.

Jaksa federal di New York mengajukan dakwaan pemerasan, narkoba, dan senjata api terhadap pemimpin geng tersebut pada bulan Desember.

"Guerrero Flores telah menjadi dalang evolusi Tren de Aragua dari geng penjara Venezuela menjadi organisasi teroris transnasional," kata Jaksa AS Jay Clayton dalam sebuah pernyataan ketika dakwaan diumumkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved