AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Minggu, 14 Juni 2026 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
"Tren de Aragua, di bawah kepemimpinan Guerrero Flores, telah melakukan tindakan kekerasan, pemerasan, dan perdagangan narkoba yang tak terhitung jumlahnya di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa," katanya.
Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah USD5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau penghukumannya.
Menurut laporan dari lembaga think tank InSight Crime, Guerrero menjadikan Tren de Aragua seperti sekarang ini selama masa penahanannya di Tocoron.
"Di bawah kepemimpinannya, Tocoron menjadi salah satu penjara paling terkenal di negara itu, sebagian besar karena kebijakan tidak resmi pemerintah Venezuela yang menyerahkan kendali penjara-penjara tertentu kepada para pemimpin kriminal yang dikenal sebagai pranes," bunyi laporan tersebut.
"Kebebasan ini dan pendapatan kriminal geng tersebut memungkinkan pembangunan kebun binatang, kolam renang, taman bermain, restoran, dan klub malam di dalam penjara," imbuh laporan itu.
Operasi gabungan ini merupakan tanda terbaru membaiknya hubungan antara Caracas dan Washington sejak penculikan Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada Januari lalu.
Kedua negara memulihkan hubungan diplomatik pada bulan Maret, yang telah terputus pada tahun 2019. Amerika Serikat sedang dalam proses mengaktifkan kembali kedutaan besarnya di Caracas.
Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah USD5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau penghukumannya.
Menurut laporan dari lembaga think tank InSight Crime, Guerrero menjadikan Tren de Aragua seperti sekarang ini selama masa penahanannya di Tocoron.
"Di bawah kepemimpinannya, Tocoron menjadi salah satu penjara paling terkenal di negara itu, sebagian besar karena kebijakan tidak resmi pemerintah Venezuela yang menyerahkan kendali penjara-penjara tertentu kepada para pemimpin kriminal yang dikenal sebagai pranes," bunyi laporan tersebut.
"Kebebasan ini dan pendapatan kriminal geng tersebut memungkinkan pembangunan kebun binatang, kolam renang, taman bermain, restoran, dan klub malam di dalam penjara," imbuh laporan itu.
Operasi gabungan ini merupakan tanda terbaru membaiknya hubungan antara Caracas dan Washington sejak penculikan Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada Januari lalu.
Kedua negara memulihkan hubungan diplomatik pada bulan Maret, yang telah terputus pada tahun 2019. Amerika Serikat sedang dalam proses mengaktifkan kembali kedutaan besarnya di Caracas.
(mas)
Lihat Juga :