Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:02 WIB
loading...
A A A
“Apa pun bisa dipertimbangkan,” tambah politisi Republikan Kentucky itu, seraya mencatat bahwa meskipun Gates mungkin tidak “bersemangat” untuk bersaksi, dia “bersedia” untuk berbicara.

Lebih dari 3 juta halaman yang dirilis oleh Departemen Kehakiman berisi beberapa ratus referensi tentang Gates, termasuk banyak email yang merinci jadwal pertemuan, makan, usulan panggilan telepon, dan upaya Epstein untuk mengatur pertemuan dengan Gates. Semua interaksi yang didokumentasikan dengan Gates terjadi setelah Epstein dihukum pada tahun 2008 atas tuduhan terkait prostitusi, baik itu makan malam yang mereka bagi bersama pada tahun 2010 atau pertemuan di Norwegia pada Agustus 2012.

“Saya sangat menikmati sarapannya,” tulis Gates kepada Epstein pada Desember 2014.

Epstein membalas dengan mengatakan sebagian, “seperti biasa semua orang sangat menyukai Anda” dan menyimpulkan dengan mengundang Gates ke pulau pribadinya, yang menurut Gates tidak pernah dia kunjungi. Tidak ada indikasi bahwa Gates menerima undangan tersebut. undangan.

Menjelang penampilan Gates di Capitol Hill, anggota DPR dari Partai Demokrat, Robert Garcia, pemimpin Partai Demokrat di panel pengawasan DPR, mengatakan bahwa sangat "mengkhawatirkan" bahwa Gates mempertahankan hubungan dengan Epstein setelah pelaku kejahatan seksual tersebut divonis bersalah.

“Kami telah mengatakan bahwa kami tidak peduli apakah Anda seorang Republikan atau Demokrat atau siapa pun Anda. Fakta bahwa Gates masih memiliki hubungan dengan Epstein bahkan setelah mengetahui tentang vonis tersebut, mengetahui apa yang telah dia lakukan, saya pikir sangat mengkhawatirkan. Jadi kami ingin tahu apa yang diketahui Gates, siapa lagi yang ada di lingkaran itu, dan mengapa Gates terus memiliki hubungan dengan Epstein,” kata Garcia pada hari Selasa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved