4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban

Senin, 08 Juni 2026 - 21:14 WIB
loading...
4 Fakta Pembunuhan WNI...
Seorang WNI dibunuh di Hokkaido, jepang. Foto/X/@visualsofearth1
A A A
TOKYO - Kasus pembunuhan warga negara Indonesia ( WNI ) di Jepang menarik perhatian publik. Pasalnya, pelaku pembunuhan adalah sesama WNi juga. Aksi tersebut belum dijelaskan secara jelas oleh aparat kepolisian Jepang.

4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido Jepang, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban

1. Korban Ditusuk WNI

Dalam rilis yang dikirim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo mengungkap bahwa pada tanggal 4 Juni 2026, telah terjadi peristiwa penusukan seorang WNI dengan inisial SR atau Sri Rahayu (21) , yang dilakukan oleh seorang WNI lainnya dengan inisial MA di kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang.

Korban penusukan (SR) sempat dibawa ke RS namun kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dalam peristiwa ini juga dilaporkan seorang polisi Jepang dan seorang WNI lainnya mengalami luka.


2. Korban Bekerja di Sektor Peternakan

SR adalah seorang PMI di Jepang, di sektor peternakan di Chitose, Prefektur Hokkaido.

Saat ini telah dilakukan penangkapan dan penahanan pelaku oleh polisi Chitose.

3. Polisi Masih Melakukan Pendalaman

KBRI Tokyo telah melakukan komunikasi dengan kepolisian Chitose, keluarga dan pihak-pihak terkait lainnya.

Polisi Chitose masih melakukan pendalaman mengenai kasus ini.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo tengah menangani kasus penusukan terhadap seorang WNI berinisial SR yang dilakukan oleh seorang WNI berinisial MALA di Kota Chitose, Hokkaido, Jepang,” kata juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

“Kementerian Luar Negeri c.q. KBRI Tokyo dan Dit. PWNI akan terus memantau perkembangan penanganan kasus yang dilakukan oleh Kepolisian, serta kemungkinan rencana pemulangan jenazah ke Indonesia,” jelas dia.

4. Pelaku Pembunuhan Berniat Membunuh Korban

Melansir Asahi Shimbun, polisi menangkap seorang pria Indonesia pada 5 Juni atas dugaan percobaan pembunuhan terkait dengan penusukan fatal terhadap seorang wanita Indonesia sehari sebelumnya di Chitose, Hokkaido.

Polisi Chitose, Hokkaido, mengumumkan penangkapan Mahmudi Agung Laksana Aji, seorang pekerja paruh waktu berusia 27 tahun, yang mengaku tinggal di Prefektur Chiba.

Aji dilaporkan telah mengakui tuduhan tersebut, dan mengatakan kepada penyidik, “Saya menusuknya dengan niat membunuh.”

Menurut polisi, Aji diduga menusuk Sri Rahayu, 21 tahun, yang pekerjaannya tidak diketahui, yang tinggal di distrik Fuji 3-chome, Chitose, beberapa kali di perut dengan pisau.

Serangan itu terjadi di sebuah jalan di Shinano 1-chome, Chitose, sekitar pukul 21.15 pada 4 Juni. Rahayu dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal.

Selain itu, seorang petugas polisi dan seorang pria lain yang mencoba menahan tersangka juga mengalami luka-luka, tetapi dalam keadaan sadar, kata polisi.

Aji dan korban yang meninggal dunia diyakini saling kenal, dan polisi saat ini sedang menyelidiki motif di balik serangan tersebut.

Lokasi kejadian berada di sebuah jalan yang terletak sekitar dua kilometer barat laut Stasiun JR Chitose.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Berita Terkini
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved