Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Minggu, 07 Juni 2026 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
“Roti saat ini merupakan salah satu aplikasi yang jelas yang sedang kami pertimbangkan; yang lainnya adalah bir – kami telah membahas ini dengan para ahli,” ujar dia.
Studi tersebut menemukan mikrobioma mumi tersebut mengandung beberapa lapisan kehidupan mikroba, termasuk jejak dari masa hidupnya, organisme yang mengkolonisasi tubuh setelah kematian di gletser, dan mikroba modern yang masuk selama puluhan tahun penanganan dan pengawetan.
Analisis genetik menunjukkan strain ragi yang menyukai suhu dingin berasal dari lingkungan gletser tempat Otzi diawetkan, dan tetap terkait dengan mumi tersebut selama ribuan tahun.
Dalam kebangkitan organisme purba yang lebih tua lagi, pada tahun 2023, para ilmuwan di Rusia menghidupkan kembali cacing gelang betina yang telah tertidur di lapisan es abadi Siberia selama 46.000 tahun.
Baca juga: Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Studi tersebut menemukan mikrobioma mumi tersebut mengandung beberapa lapisan kehidupan mikroba, termasuk jejak dari masa hidupnya, organisme yang mengkolonisasi tubuh setelah kematian di gletser, dan mikroba modern yang masuk selama puluhan tahun penanganan dan pengawetan.
Analisis genetik menunjukkan strain ragi yang menyukai suhu dingin berasal dari lingkungan gletser tempat Otzi diawetkan, dan tetap terkait dengan mumi tersebut selama ribuan tahun.
Dalam kebangkitan organisme purba yang lebih tua lagi, pada tahun 2023, para ilmuwan di Rusia menghidupkan kembali cacing gelang betina yang telah tertidur di lapisan es abadi Siberia selama 46.000 tahun.
Baca juga: Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
(sya)
Lihat Juga :