10 Ilmuwan Nuklir AS Tewas Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:30 WIB
loading...
10 Ilmuwan Nuklir AS...
Para ilmuwan nuklir AS tewas dan hilang secara misterius. Foto/daily mail
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan penyelidikan atas kematian dan hilangnya hampir selusin ilmuwan Amerika yang memiliki akses ke beberapa rahasia nuklir dan ruang angkasa yang paling dijaga ketat di negara itu. Kasus-kasus ini telah memicu spekulasi daring mulai dari spionase asing hingga upaya pemerintah menutupi penelitian UFO yang dirahasiakan.

Berbicara kepada wartawan pada hari Kamis, Trump menyatakan dia "baru saja keluar dari pertemuan tentang ini," dan menambahkan, "Ini masalah yang cukup serius."

"Saya harap ini acak, tetapi kita akan mengetahuinya dalam satu setengah minggu ke depan. Beberapa dari mereka adalah orang-orang yang sangat penting, dan kita akan menyelidikinya dalam waktu singkat ke depan," kata presiden.

Sejak 2023, setidaknya sepuluh individu yang terkait dengan penelitian tingkat lanjut telah meninggal atau menghilang dalam keadaan yang membingungkan. Di antara mereka:

Steven Garcia, 48 tahun, seorang kontraktor pemerintah di Kampus Keamanan Nasional Kansas City, yang memproduksi lebih dari 80% komponen non-nuklir untuk senjata nuklir AS, menghilang dari rumahnya di Albuquerque pada Agustus 2025, meninggalkan telepon, dompet, dan kunci, serta hanya membawa satu pistol.

Pensiunan Mayor Jenderal William McCasland, 68 tahun, mantan komandan Laboratorium Penelitian Angkatan Udara di Pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson, menghilang dari rumahnya di New Mexico pada Februari 2026. Istrinya memberi tahu operator 911 bahwa suaminya "berencana untuk tidak ditemukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved