AS Ketar-ketir saat Mojtaba Makin Tunjukkan Kekuasaannya di Iran, Ini 4 Faktanya

Rabu, 03 Juni 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Kepala Badan Energi Atom Internasional PBB, Rafael Grossi, mengatakan Iran telah menghentikan banyak aktivitas nuklir yang sebelumnya terjadi di negara tersebut. Dalam komentar yang dikutip oleh kantor berita Reuters, Grossi mengatakan setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang di Iran harus memiliki mekanisme verifikasi dan pemantauan yang kuat.

Perang AS-Israel di Iran yang dimulai pada 28 Februari telah menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon. Hal ini telah menyebabkan penderitaan global dengan mendorong kenaikan harga energi sejak Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, yang sebelumnya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global.

4. Memberikan Dukungan Solidaritas bagi Lebanon

Kelompok Hizbullah Lebanon, dengan Israel yang menginvasi jauh ke Lebanon dan bahkan menyerang sebagian ibu kota Beirut.

Pada hari Selasa, Israel terus melakukan serangan mematikan di sejumlah kota di Lebanon selatan, meskipun gencatan senjata parsial yang dimediasi AS diumumkan sehari sebelumnya.

Serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon telah menjadi poin perselisihan utama bagi Iran, yang bersikeras bahwa gencatan senjata penuh di Lebanon harus menjadi bagian dari setiap kesepakatan dengan Washington.

Ketua parlemen dan kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa ia telah memberi tahu Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri bahwa jika "agresi Israel terhadap Lebanon berlanjut", Teheran "tidak hanya akan menghentikan jalur negosiasi" dengan AS, "tetapi kami juga akan berkonfrontasi langsung dengan musuh."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved