AS Ketar-ketir saat Mojtaba Makin Tunjukkan Kekuasaannya di Iran, Ini 4 Faktanya

Rabu, 03 Juni 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Dalam unggahan media sosial pada hari Selasa, Trump membantah laporan bahwa pembicaraan dengan Iran telah terhenti, dengan mengatakan "percakapan antara kami telah berlangsung terus menerus". "Ke mana arahnya, kita tidak pernah tahu, tetapi seperti yang saya katakan kepada Iran, 'Sudah waktunya, dengan satu atau lain cara, bagi Anda untuk membuat Kesepakatan'," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

2. Turun Tangan Mengatur Negosiasi

Dalam pidatonya di hadapan para anggota parlemen, Rubio mengatakan bahwa pembicaraan AS dengan Iran sekarang mungkin mencakup “aspek-aspek program nuklir mereka” yang sebelumnya enggan dibahas oleh negara tersebut hingga sebulan yang lalu.

Namun, “itu bukan jaminan bahwa pada akhirnya akan menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima,” Rubio memperingatkan.

“Ada kemungkinan yang ada di hadapan kita, yang bisa terjadi hari ini, bisa terjadi besok, bisa terjadi minggu depan,” tambahnya.

Rubio, yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Trump, mengatakan bahwa syarat pertama dalam pembicaraan tersebut adalah Iran membuka Selat Hormuz, dan juga harus berkomitmen untuk bernegosiasi mengenai persediaan uranium yang diperkaya tinggi.

Ditanya apakah AS akan mencabut sanksi terhadap Iran sebagai imbalan atas pembukaan kembali Selat Hormuz, Rubio mengatakan bahwa itu tidak akan cukup.

“Itu belum dibahas. Itu belum ditawarkan,” kata Rubio, menambahkan bahwa pencabutan sanksi hanya akan terjadi setelah konsesi signifikan pada program nuklir dan uranium yang diperkaya.

3. Mojtaba Ingin Mengatur Wewenang Negosiasi

Al Jazeera melaporkan dari Washington, DC, Rubio memberikan indikasi paling jelas hingga saat ini tentang "apa sebenarnya yang menjadi fokus negosiasi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved