Trump Sesumbar Bakal Teken Perintah Eksekutif Cegah Biden Ikut Pilpres

Senin, 21 September 2020 - 12:57 WIB
loading...
Trump Sesumbar Bakal...
Presiden AS, Donald Trump mengatakan, dia mungkin akan menandatangani perintah eksekutif untuk mencegah Joe Biden ikut dalam pemilihan umum November mendatang. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengatakan, dia mungkin akan menandatangani perintah eksekutif untuk mencegah Joe Biden ikut dalam pemilihan umum (pemilu) November mendatang. Hal itu disampaikan saat berbicara di depan pendukungnya di Fayetteville, North Carolina.

“Kita bisa bercanda, kita bisa bermain game, kita bisa bersenang-senang. Anda tidak dapat menjadikan orang ini (Biden) sebagai presiden Anda," kata Trump kepada pendukungnya. ( Baca juga: Upaya Trump Damaikan Arab-Israel Tidak Terlalu Berdampak pada Pilpres AS )

"Mungkin saya akan menandatangani perintah eksekutif yang membuat Anda tidak dapat menjadikannya sebagai presiden Anda," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (21/9/2020).

Trump kemudian menyebut mantan wakil Presiden AS itu sebagai kandidat terbodoh dari semua kandidat dan kandidat terburuk dalam sejarah politik presidensial AS. Selain itu, Trump kembali menduga bahwa Biden diduga menggunakan narkoba untuk meningkatkan kinerja mentalnya sebelum menyampaikan pidato kampanye.

"Saya mendapat perdebatan tentang orang ini. Kau tak pernah tahu. Mereka memberinya pukulan besar dan selama dua jam, dia lebih baik dari sebelumnya. Masalahnya, apa yang terjadi setelah itu? tanya Trump.

Dia kemudian mengulangi pernyataannya bahwa dia dan Biden harus menjalani tes narkoba sebelum mengambil bagian dalam debat presiden yang akan datang. ( Baca juga: Indeks Pekan Ini Dipengaruhi Adu Kuat Stimulus Amerika dan Peningkatan Kasus Covid )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
Trump Ditembak saat...
Trump Ditembak saat Kampanye, Ini Reaksi Joe Biden-Barack Obama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved