AS dan Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari, tapi...

Jum'at, 29 Mei 2026 - 10:24 WIB
loading...
A A A
AS telah lama menuntut agar Iran menghentikan produksi uranium yang diperkaya tinggi dan membuang persediaan yang ada, yang secara teori dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Vance menyampaikan nada optimistis saat berbicara kepada wartawan di Washington DC, mengatakan AS percaya bahwa Iran bernegosiasi dengan "itikad baik".

Sejak gencatan senjata awal antara AS dan Iran mulai berlaku pada 8 April, Trump telah berulang kali menyatakan bahwa kedua pihak hampir mencapai kesepakatan dan negosiasi sedang berjalan, tetapi sejauh ini belum ada hasil substantif.

“Yang kita miliki di sini adalah tiket menuju negosiasi—surat pernyataan niat—jika Anda mau—untuk negosiasi tentang semua isu inti,” tulis Aaron David Miller, mantan negosiator Departemen Luar Negeri AS, di X.

“Bersiaplah untuk negosiasi yang menyakitkan yang akan terasa seperti perawatan saluran akar gigi dan sakit kepala migrain setiap hari,” imbuh dia.

Menurut laporan Axios, kesepakatan perpanjangan gencatan senjata 60 hari ini diharapkan memungkinkan pengiriman tanpa batasan melalui Selat Hormuz, tanpa bea atau biaya yang dikenakan oleh Iran, dan Republik Islam Iran juga akan menghilangkan ranjau apa pun di jalur air tersebut dalam waktu 30 hari.

Iran telah mendorong biaya transit untuk jalur perairan tersebut sebagai bagian dari kesepakatan apa pun dan telah membahas proposal tersebut dengan Oman, yang perairan teritorialnya berbatasan dengan Iran di Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Simak jadwal Timnas...
Simak jadwal Timnas Futsal U-17 Indonesia di VI Nation U-17 Futsal Tournament 2026
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved