Ketegangan Kian Memanas, Taiwan Akan Membalas Jika Diserang China

Senin, 21 September 2020 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Masih menurut sumber tersebut, Beijing mengklaim tidak akan menyerang lebih dulu atau melepaskan tembakan pertama dalam potensi perang lintas selat. Namun, Beijing telah meningkatkan paksaan militernya terhadap Taipei.

"Taiwan tidak akan melepaskan tembakan pertama, tetapi akan menggunakan haknya untuk mempertahankan diri dan pasti akan membalas jika ditembak," katanya, seperti dikutip Focus Taiwan, Senin (21/9/2020).

Sementara itu, lanjut sumber militer Taiwan, segmen latihan perang yang melibatkan sistem komputer selama lima hari—bagian dari latihan perang tahunan Han Kuang—yang berakhir Jumat pekan lalu mengungkapkan bahwa militernya tidak memiliki cukup rudal presisi jarak jauh untuk pertahanan yang efektif.

Militer, sambung sumber tersebut, akan melanjutkan upayanya untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya di wilayah itu, di tengah meningkatnya ancaman di seluruh selat.

Taiwan yang didukung Amerika Serikat (AS) dengan senjata-senjata canggih merupakan pulau yang telah memerintah sendiri sejak berakhirnya perang saudara China puluhan tahun silam. Namun, Beijing masih menganggap pulau itu bagian dari China dan mengancam akan mengambil alih dengan kekuatan militer jika perlu. (Baca juga: Mampukah S-400 Rusia di China Rontokkan Rudal AS di Taiwan? )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved