Arab Saudi dan 14 Negara Islam Lainnya Kutuk Pembukaan Kedubes Somaliland di Yerusalem
Minggu, 24 Mei 2026 - 21:40 WIB
loading...
Arab Saudi dan negara Muslim lainnya kutuk kedutaan Somaliland di Yerusalem. Foto/X/mrterrynewman
A
A
A
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi , bersama dengan pejabat Arab dan Islam lainnya, mengutuk langkah "ilegal dan tidak dapat diterima" yang diambil oleh wilayah Somaliland dalam membuka "kedutaan" yang diduga berada di Yerusalem yang diduduki.
Arab Saudi bergabung dengan Mesir, Qatar, Yordania, Turki, Pakistan, Indonesia, Djibouti, Somalia, Palestina, Oman, Sudan, Yaman, Lebanon, dan Mauritania dalam mengeluarkan pernyataan bersama yang membahas masalah tersebut.
Para menteri mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi internasional yang relevan” dan merupakan “pelanggaran langsung terhadap status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki.”
Melansir Al Arabiya, pernyataan tersebut menolak tindakan sepihak apa pun yang bertujuan untuk mengubah status Yerusalem dan menegaskan kembali dukungan terhadap resolusi internasional mengenai kota yang diduduki tersebut.
Arab Saudi bergabung dengan Mesir, Qatar, Yordania, Turki, Pakistan, Indonesia, Djibouti, Somalia, Palestina, Oman, Sudan, Yaman, Lebanon, dan Mauritania dalam mengeluarkan pernyataan bersama yang membahas masalah tersebut.
Para menteri mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi internasional yang relevan” dan merupakan “pelanggaran langsung terhadap status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki.”
Melansir Al Arabiya, pernyataan tersebut menolak tindakan sepihak apa pun yang bertujuan untuk mengubah status Yerusalem dan menegaskan kembali dukungan terhadap resolusi internasional mengenai kota yang diduduki tersebut.
Lihat Juga :