AS Ancam Utusan Palestina di PBB untuk Mundur dari Pencalonan Ketua Majelis Umum

Jum'at, 22 Mei 2026 - 15:29 WIB
loading...
AS Ancam Utusan Palestina...
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat mendesak utusan Palestina untuk PBB menarik pencalonannya untuk posisi senior di Majelis Umum dan mengancam akan mencabut visa delegasinya jika ia menolak. Ancaman itu diungkap dalam laporan media yang mengutip kawat internal Departemen Luar Negeri AS.

Perselisihan tersebut berpusat pada upaya Palestina memperluas kedudukan diplomatik mereka di PBB, termasuk dorongan untuk keanggotaan penuh dan kursi wakil presiden di Majelis Umum, meskipun mendapat penentangan dari AS dan Israel.

Kawat internal yang dikeluarkan pekan ini dilaporkan menginstruksikan para diplomat AS di kedutaan Amerika di Yerusalem untuk memberi tahu duta besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, bahwa upayanya untuk menjadi ketua Majelis Umum "memicu ketegangan," berisiko merusak rencana perdamaian Gaza Presiden AS Donald Trump, dan akan menghadapi konsekuensi jika terus berlanjut.

Mansour telah menarik pencalonannya untuk menjadi presiden Majelis Umum awal tahun ini setelah lobi AS, menurut laporan tersebut.

Majelis Umum dijadwalkan akan memilih presiden dan 16 wakil presiden berikutnya pada tanggal 2 Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved