Bak Gergaji Mesin Politik, Uang Yahudi Jadi Pembabat Para Politisi AS Anti-Israel

Jum'at, 22 Mei 2026 - 13:50 WIB
loading...
A A A
Pernyataan tersebut kemungkinan akan dilihat oleh banyak orang bukan hanya sebagai perayaan kekalahan Massie, tetapi juga sebagai peringatan yang lebih luas kepada para kritikus Israel di kedua partai utama AS, yakni Partai Republik dan Partai Demokrat.

Kerangka berpikirnya bergantung pada taktik yang semakin umum yaitu menyamakan penentangan terhadap kebijakan negara Israel dengan anti-Semitisme, sebuah strategi yang menurut banyak orang digunakan untuk mendelegitimasi kritik terhadap pendudukan ilegal Israel, sistem apartheid, dan genosida di Gaza.

Pemilihan di Kentucky telah secara terbuka dibingkai oleh tokoh-tokoh pro-Israel sebagai peringatan kepada para pembuat undang-undang.

Gabe Groisman, mantan anggota dewan dan donatur Republican Jewish Coalition, mengatakan kepada Politico bahwa menggulingkan Massie adalah "penting" dan bahwa "sangat penting untuk membangun dan mempertahankan tembok" agar suara-suara yang mengkritik Israel tetap menjadi "suara dari luar dan bukan suara dari dalam di ruang sidang yang membuat kebijakan dan memengaruhi kebijakan di Washington".

Kekalahan Massie mengikuti pola yang sudah dikenal. Pada tahun 2024, sayap pengeluaran AIPAC membantu mengalahkan anggota Kongres New York Jamaal Bowman, yang telah menuduh Israel melakukan genosida dan mengkritik dukungan Washington untuk Tel Aviv. Pemilihan tersebut, yang juga digambarkan sebagai pemilihan pendahuluan Kongres termahal dalam sejarah AS pada saat itu, menyaksikan AIPAC dan kelompok-kelompok sekutunya menghabiskan hampir USD25 juta untuk menggulingkan Bowman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved