AS Habiskan 200 Rudal THAAD untuk Bela Israel dari Serangan Iran, Sekutu Arabnya Diabaikan

Jum'at, 22 Mei 2026 - 10:13 WIB
loading...
AS Habiskan 200 Rudal...
AS habiskan lebih dari 200 rudal THAAD untuk membela Israel dari serangan Iran, namun mengabaikan sekutu-sekutu Arabnya yang minta pasokan rudal pencegat. Foto/MDA
A A A
TEL AVIV - Militer Amerika Serikat (AS) menggunakan lebih banyak rudal pencegat canggihnya untuk membela Israel dari serangan Iran daripada yang dihabiskan sekutu-sekutu Arabnya untuk membela tanah air mereka. Hal itu diungkap The Washington Post dalam laporannya.

Beban berat yang ditanggung AS untuk membela Israel telah menyebabkan Pentagon kekurangan rudal pencegat.

Baca Juga: Negosiasi dengan AS Genting, Jenderal Top Iran Rebut Posisi Dekat Mojtaba Khamenei

Menurut laporan Middle East Eye (MEE), negara-negara Arab Teluk yang menjadi sekutu AS diabaikan ketika mereka meminta pengisian ulang rudal pencegat. Meski demikian, Israel diketahui telah mengirimkan baterai Iron Dome dan personel militernya untuk membela mitra Arab terdekatnya, Uni Emirat Arab (UEA).

Laporan The Washington Post pada Jumat (22/5/2026)menyebutkan AS meluncurkan lebih dari 200 rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) untuk membela Israel. Jumlah itu kira-kira setengah dari total inventaris Pentagon.

AS juga menembakkan lebih dari 100 rudal pencegat Standard Missile-3 dan Standard Missile-6 dari kapal-kapal di Mediterania Timur selama perang melawan Iran.

Israel menembakkan kurang dari 100 rudal pencegat Arrow dan sekitar 90 rudal pencegat David’s Sling. Rudal-rudal serupa juga digunakan untuk menembak jatuh proyektil yang ditembakkan dari Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon. Kedua kelompok tersebut umumnya memiliki lebih sedikit rudal dan drone canggih daripada Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved