Rudal Tomahawk Bantai 175 Orang di SD Minab Iran, Militer AS Terus Mengelak Bertanggung Jawab
Kamis, 21 Mei 2026 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuduh Pentagon melakukan “penundaan pengakuan tanpa henti", dan mencatat bahwa sebelumnya Pentagon bergerak jauh lebih cepat untuk mengakui “jenis kesalahan ini” bahkan sebelum menyelesaikan penyelidikan formal.
“Bisakah Anda saat ini mengakui bahwa kesalahan itu telah terjadi dan bahwa kami bertanggung jawab atasnya?” tanya Smith kepada Cooper, yang menjawab; “AS tidak sengaja menargetkan warga sipil” dan menegaskan kembali bahwa penyelidikan masih berlangsung.
“Jadi itu artinya tidak? Kami tidak akan bertanggung jawab atas sesuatu yang jelas-jelas kami lakukan?” tanya Smith lagi.
Cooper mengelak, dengan mengatakan: “Ini adalah penyelidikan yang kompleks.” Dia mengeklaim bahwa sekolah tersebut terletak di pangkalan rudal jelajah IRGC yang aktif, sambil menjanjikan laporan kepada anggota Parlemen setelah penyelidikan selesai.
Namun, salinan arsip situs web resmi sekolah tersebut menunjukkan bahwa sekolah itu berdekatan dengan—bukan di dalam—kompleks militer dan dipisahkan darinya oleh pagar yang terlihat dalam citra satelit.
Menanggapi pernyataan Cooper, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyebut klaimnya sebagai "kebohongan yang mengerikan."
“Bisakah Anda saat ini mengakui bahwa kesalahan itu telah terjadi dan bahwa kami bertanggung jawab atasnya?” tanya Smith kepada Cooper, yang menjawab; “AS tidak sengaja menargetkan warga sipil” dan menegaskan kembali bahwa penyelidikan masih berlangsung.
“Jadi itu artinya tidak? Kami tidak akan bertanggung jawab atas sesuatu yang jelas-jelas kami lakukan?” tanya Smith lagi.
Cooper mengelak, dengan mengatakan: “Ini adalah penyelidikan yang kompleks.” Dia mengeklaim bahwa sekolah tersebut terletak di pangkalan rudal jelajah IRGC yang aktif, sambil menjanjikan laporan kepada anggota Parlemen setelah penyelidikan selesai.
Namun, salinan arsip situs web resmi sekolah tersebut menunjukkan bahwa sekolah itu berdekatan dengan—bukan di dalam—kompleks militer dan dipisahkan darinya oleh pagar yang terlihat dalam citra satelit.
Menanggapi pernyataan Cooper, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyebut klaimnya sebagai "kebohongan yang mengerikan."
Lihat Juga :