Rudal Tomahawk Bantai 175 Orang di SD Minab Iran, Militer AS Terus Mengelak Bertanggung Jawab

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:35 WIB
loading...
Rudal Tomahawk Bantai...
Serangan rudal Tomahawk AS menewaskan 175 orang di SD Shajareh Tayyebeh, Minab, Iran, pada hari pertama agresi. Namun, militer AS masih mengelak untuk mengaku bertanggung jawab. Foto/Mehr News
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) sekali lagi mengelak untuk mengakui tanggung jawab atas serangan rudal terhadap Sekolah Dasar (SD) Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran, yang menewaskan 175 orang. Pentagon tetap dengan sikapnya yang bertele-tele meskipun mendapat tekanan dari para anggota Parlemen.

SD Shajareh Tayyebeh—sekolah putri—di Iran selatan dihantam rudal pada 28 Februari, hari pertama kampanye pemboman AS-Israel terhadap Republik Islam. Menurut pejabat Iran, 175 orang tewas, sebagian besar anak-anak perempuan.

Baca Juga: AS Diduga Serang SD Minab Iran yang Tewaskan 175 Orang, tapi Trump Salahkan Teheran

Para pejabat AS awalnya memberikan penjelasan yang saling bertentangan, bahkan Presiden Donald Trump menyatakan serangan itu dilakukan oleh Iran sendiri. Investigasi oleh media AS dan analis kemudian menyimpulkan bahwa sekolah tersebut kemungkinan besar terkena rudal Tomahawk buatan AS.

Sebuah penyelidikan internal militer AS menemukan bahwa pasukan AS kemungkinan menggunakan "data penargetan yang sudah usang" yang salah mengidentifikasi sekolah tersebut sebagai bagian dari pangkalan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran di dekatnya. Pentagon kemudian meningkatkan penyelidikan tersebut tetapi sejak itu hanya mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

Pada sidang Komite Angkatan Bersenjata Parlemen pada hari Selasa, para anggota Parlemen mendesak Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper untuk mengakui tanggung jawab AS dan mengungkapkan temuan awal.

“Sudah sekitar 80 hari sejak kampanye pengeboman awal yang menghantam sekolah perempuan itu. Sudah cukup jelas apa yang terjadi di sana,” kata anggota Parlemen Adam Smith dari Partai Demokrat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
906 Atlet dari 29 Provinsi...
906 Atlet dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved