Tentara Rusia Dilatih secara Diam-diam oleh China, Ini 4 Faktanya

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Laporan militer internal Rusia yang ditinjau oleh Reuters menggambarkan empat sesi pelatihan untuk pasukan Rusia di China setelah pelatihan tersebut berlangsung.

Satu laporan tertanggal Desember 2025 menggambarkan kursus pelatihan tentang peperangan gabungan untuk sekitar 50 personel militer Rusia di cabang Akademi Infanteri Angkatan Darat PLA di Shijiazhuang.

4. Latihan Menembakkan Mortir dengan Drone

Laporan tersebut mengatakan kursus tersebut melibatkan pelatihan tentara untuk menembakkan mortir 82mm sambil menggunakan pesawat tanpa awak untuk mengidentifikasi target mereka.

Laporan kedua menggambarkan pelatihan pertahanan udara di fasilitas militer, termasuk dengan senapan perang elektronik, alat pelempar jaring, dan drone untuk melawan drone yang datang. Dua pejabat mengatakan fasilitas tersebut terletak di Zhengzhou.

Semua jenis peralatan ini relevan dengan perang di Ukraina. Senapan perang elektronik diarahkan ke drone yang datang untuk mengganggu dan merusak sinyalnya, sementara jaring dapat dilemparkan di sekitar drone untuk menjebaknya saat mendekat.

Kedua belah pihak menggunakan drone udara serat optik yang terhubung ke pilotnya dengan benang halus yang tidak dapat dihalangi secara elektronik.

Drone serat optik biasanya beroperasi dengan jangkauan 10 km hingga 20 km, tetapi beberapa dapat mencapai sejauh 40 km (25 mil).

Laporan ketiga, bertanggal Desember 2025 dan ditulis oleh seorang mayor Rusia, menggambarkan pelatihan drone untuk personel Rusia di Pusat Pelatihan Penerbangan Militer PLA Yibin, brigade pertama. Kursus tersebut berpusat pada presentasi multimedia dan melibatkan penggunaan simulator penerbangan, pelatihan untuk menggunakan beberapa jenis drone FPV dan dua jenis drone lainnya, demikian disebutkan.

Laporan keempat menggambarkan kursus pada November 2025 di Universitas Teknik Militer Nanjing dari Infanteri PLA.

Pelatihan tersebut mencakup teknologi bahan peledak, konstruksi ranjau, pembersihan ranjau serta penyingkiran amunisi yang belum meledak dan alat peledak improvisasi.

Laporan ini menyertakan foto-foto tentara Rusia berseragam yang diajar oleh instruktur Tiongkok berseragam militer.

Gambar-gambar tersebut juga menunjukkan tentara Rusia diperlihatkan peralatan teknik dan cara menyisir ranjau.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Starter
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved