Tentara Rusia Dilatih secara Diam-diam oleh China, Ini 4 Faktanya

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Kedua pihak menggunakan model jarak jauh untuk menyerang target yang berjarak ratusan mil, sementara di medan perang, drone yang lebih kecil yang dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot menggunakan peralatan tampilan orang pertama (FPV) dan dipersenjatai dengan bahan peledak mendominasi langit, sehingga membahayakan pergerakan kendaraan lapis baja atau infanteri.

Pada bulan September, Reuters melaporkan bahwa para ahli dari perusahaan swasta China telah melakukan pekerjaan pengembangan teknis pada drone militer untuk produsen drone serang Rusia, menurut pejabat Eropa. Kementerian Luar Negeri China saat itu mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui kolaborasi tersebut.

Kedua perusahaan yang disebutkan dalam artikel tersebut dikenai sanksi oleh Uni Eropa bulan lalu.

Menurut perjanjian pelatihan yang ditinjau oleh Reuters, pihak Rusia akan dilatih dalam disiplin ilmu seperti drone, perang elektronik, penerbangan militer, dan infanteri lapis baja. Perjanjian tersebut melarang liputan media apa pun tentang kunjungan tersebut di kedua negara dan menyatakan bahwa tidak ada pihak ketiga yang boleh diberitahu.

Kunjungan pasukan China ke Rusia untuk pelatihan telah berlangsung setidaknya sejak tahun 2024, tetapi pelatihan personel Rusia di China merupakan hal baru, menurut dua badan intelijen.

Meskipun Rusia memiliki pengalaman tempur yang luas di Ukraina, industri drone China yang besar menawarkan pengetahuan teknologi dan metode pelatihan canggih seperti simulator penerbangan, kata mereka.

Tentara Pembebasan Rakyat China belum pernah berperang besar selama beberapa dekade, tetapi telah berkembang pesat dalam 20 tahun terakhir dan sekarang menyaingi kekuatan militer AS di beberapa bidang.

Sejumlah besar personel Rusia yang menerima pelatihan di China adalah instruktur militer berpangkat tinggi yang berada dalam posisi untuk meneruskan pengetahuan ke bawah rantai komando, kata kedua badan intelijen tersebut.

Salah satu badan tersebut mengatakan mereka telah mengkonfirmasi identitas sejumlah personel militer Rusia yang berlatih di Tiongkok dan sejak itu terlibat langsung dalam operasi tempur dengan drone di wilayah pendudukan Ukraina di wilayah Imea dan Zaporizhzhia.

Pangkat orang-orang tersebut berkisar dari sersan junior hingga letnan kolonel, kata badan intelijen tersebut.

Nama-nama individu tersebut muncul dalam dokumen militer Rusia yang dilihat oleh Reuters yang mencantumkan para prajurit yang pergi ke China. Reuters tidak dapat secara independen mengkonfirmasi keterlibatan selanjutnya dari individu-individu tersebut dalam perang Ukraina.

Badan intelijen yang sama mengatakan sangat mungkin bahwa banyak dari mereka yang berlatih di China telah pergi ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved