Iran Ancam Ubah Teluk Oman Jadi Kuburan bagi Kapal-kapal AS

Senin, 18 Mei 2026 - 11:02 WIB
loading...
Iran Ancam Ubah Teluk...
Iran ancam mengubah Teluk Oman menjadi kuburan bagi kapal-kapal AS jika ketegangan militer terus berlanjut. Foto/US CENTCOM
A A A
TEHERAN - Iran mengancam akan mengubah Teluk Oman menjadi "kuburan" bagi kapal-kapal Amerika Serikat (AS) jika ketegangan terus meningkat. Teheran juga bertekad untuk terus menghadapi militer Washington terkait blokade Angkatan Laut Amerika.

“Saran saya kepada militer AS adalah untuk mundur sebelum Teluk Oman berubah menjadi kuburan bagi kapal-kapal Anda," kata Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, dalam pernyataan yang disiarkan hari Minggu oleh stasiun televisi pemerintah Iran.

Baca Juga: Jenderal Iran Balas Ancaman Agresi AS: Amerika Akan Menerima Pukulan Menghancurkan!

"Jika tidak, pemahaman kami adalah bahwa blokade Angkatan Laut adalah tindakan perang, dan menanggapinya adalah hak natural kami,” lanjut Rezaei, sebagaimana dikutip dari Anadolu, Senin (18/5/2026).

Rezaei menambahkan bahwa sikap menahan diri Iran tidak boleh diartikan sebagai penerimaan tekanan atau ancaman. “Jika kami telah bersabar sampai sekarang, itu tidak berarti kami telah menerimanya,” katanya.

Dia juga mempertanyakan alasan di balik kehadiran militer AS yang berkelanjutan di Teluk, dengan alasan bahwa Washington tidak lagi memiliki pembenaran yang pernah digunakannya untuk mempertahankan perannya di kawasan tersebut.

“Amerika datang ke sini dan membawa kapal perangnya. Siapa musuhnya? Dulu, mereka mengatakan mereka datang untuk menghadapi Uni Soviet," paparnya. “Uni Soviet sudah tidak ada lagi,” imbuh dia.

Rezaei mengatakan Selat Hormuz selalu terbuka untuk perdagangan dan berpendapat bahwa yang ditolak adalah kampanye militer asing, bukan pergerakan komersial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved