Jenderal Iran Balas Ancaman Agresi AS: Amerika Akan Menerima Pukulan Menghancurkan!

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB
loading...
Jenderal Iran Balas...
Pesawat E-3 Sentry AWACS Amerika Serikat hancur diserang Iran di Pangkalan Prince Sultan, Arab Saudi. Militer Iran siap merespons keras agresi lanjutan AS dan Israel. Foto/NBC News
A A A
TEHERAN - Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi telah membalas ancaman agresi lanjutan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap negara Islam tersebut. Dia mengatakan setiap tindakan militer “bodoh” Washington terhadap Teheran akan dibalas dengan respons yang keras dan menghancurkan.

Berbicara kepada wartawan mengenai ancaman agresi lanjutan dari Washington, Shekarchi menegaskan bahwa Amerika Serikat akan menghadapi konsekuensi yang lebih berat jika mencoba menargetkan Iran lagi.

Baca Juga: AS dan Israel Bersiap Bombardir Iran Lagi, Paling Cepat Minggu Depan

“Mengulangi tindakan bodoh apa pun untuk mengimbangi hilangnya muka Amerika dalam ‘Perang Ketiga yang Dipaksakan’ terhadap Iran tidak akan menghasilkan apa pun bagi negara itu selain menerima pukulan yang lebih keras dan menghancurkan,” kata Shekarchi.

Pejabat senior militer tersebut mengeklaim bahwa pemerintahan AS beroperasi dari posisi putus asa dan memperingatkan bahwa pasukan Iran siap untuk mengerahkan tindakan taktis agresif dan tanpa pemberitahuan jika terjadi konflik.

“Presiden AS [Donald Trump] yang putus asa harus tahu bahwa jika ancaman ini terwujud dan agresi baru dilancarkan terhadap Iran Islam, aset dan militer mereka yang telah menipis akan menghadapi skenario baru, ofensif, mengejutkan, dan seperti badai,” kata Shekarchi, seperti dikutip WANA News Agency, Senin (18/5/2026).

Jenderal tersebut menyimpulkan dengan memperingatkan bahwa pasukan AS akan mendapati diri mereka terjebak dalam krisis yang mereka ciptakan sendiri. "Mereka akan tenggelam dalam rawa yang mereka buat sendiri, yang merupakan akibat langsung dari kebijakan petualang presiden tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, The New York Times pada pekan lalu melaporkan AS dan Israel sedang mempersiapkan serangan gabungan lagi terhadap Iran. Mengutip dua pejabat Timur Tengah, laporan itu menyebutkan bahwa serangan terbaru paling cepat dimulai minggu depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved