Kemitraan Indonesia dan Korsel Makin Strategis, Kemlu RI Soroti Peran Middle Power di Indo-Pasifik
Minggu, 17 Mei 2026 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Ia mencontohkan konsep nuclear deterrence, yang pada awal kemunculannya dianggap paradoksal karena gagasan bahwa kepemilikan senjata nuklir dapat menciptakan perdamaian tampak bertentangan dengan logika umum. “Dulu konsep deterrence nuklir terasa tidak masuk akal, bagaimana senjata pemusnah massal justru menciptakan stabilitas? Tapi sejarah menunjukkan konsep itu menjadi salah satu faktor pencegah konflik besar antar negara,” jelasnya.
Karena itu, Santo menilai lomba menulis strategis bukan sekadar kompetisi akademik, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kapasitas pemikiran strategis nasional.
Untuk diketahui, Lomba menulis ISDS ini dimulai pada 17 April hingga 7 Juni 2026 yang bisa diikuti seluruh kalangan masyarakat yang usianya di atas 17 tahun. Adapun, CEO sekaligus Co-Founder Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS), Dwi Sasongko, menilai penyelenggaraan lomba menulis tersebut merupakan bagian dari pendekatan diplomasi publik yang relevan di era hubungan internasional modern.
Menurutnya, penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya bergantung pada kerja sama antar pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui jalur people-to-people engagement. “Melalui kompetisi menulis ini, kami ingin membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat memahami dinamika kerja sama strategis tersebut secara lebih kritis, sekaligus ikut berkontribusi dalam membangun gagasan yang konstruktif bagi kepentingan nasional,” ujar Dwi.
Sebagai Ketua Panitia Lomba Menulis ISDS, ia menekankan pentingnya membangun literasi strategis nasional di tengah arus informasi global yang semakin cepat. Menurutnya, masyarakat perlu didorong untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi mampu menghasilkan analisis, perspektif kebijakan, serta pemikiran inovatif mengenai posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
(ahm)
Lihat Juga :