Situasi Genting, Iran Juga Siap Perang Lagi Melawan AS dan Israel

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:04 WIB
loading...
Situasi Genting, Iran...
Amerika Serikat, Israel dan Iran sama-sama nyatakan siap untuk perang lagi. Foto/Defence Security Asia
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Iran tetap siap untuk melanjutkan konflik militer langsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel jika negosiasi gagal menghasilkan hasil yang dapat diterima. Pernyataan Araghchi muncul setelah Washington dan Tel Aviv dilaporkan telah bersiap untuk membombardir Teheran lagi, yang bisa dimulai paling cepat minggu depan.

Di tengah serangkaian pesan yang diatur oleh negara kepada khalayak domestik dan asing, Araghchi juga memperingatkan bahwa terlepas dari kerusakan yang ditimbulkan oleh perang AS-Israel terhadap Iran di kawasan tersebut, perang itu juga berdampak pada rumah tangga Amerika biasa.

Baca Juga: AS dan Israel Bersiap Bombardir Lagi, Paling Cepat Minggu Depan

Biaya energi dan inflasi AS telah meningkat secara signifikan sejak konflik dimulai pada 28 Februari, yang mengakibatkan penutupan efektif Selat Hormuz, tempat sekitar seperlima minyak dan gas dunia biasanya dikirim.

“Warga Amerika diberitahu bahwa mereka harus menanggung biaya perang pilihan mereka terhadap Iran yang meroket,” tulis Araghchi di X, disertai gambar kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

“Kesampingkan kenaikan harga bensin dan gelembung pasar saham, penderitaan sebenarnya dimulai ketika utang AS dan suku bunga hipotek mulai melonjak. Tunggakan pinjaman mobil sudah mencapai level tertinggi dalam 30 tahun terakhir," paparnya, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (17/5/2026).

Pesan Araghchi kepada masyarakat di AS pada dasarnya adalah bahwa inflasi di AS akan terus berlanjut selama ancaman perang dipertahankan, memprediksi bahwa tekanan tersebut akan segera diterjemahkan menjadi biaya pinjaman yang lebih tinggi, yang berpotensi menyebabkan resesi.

Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen yang memimpin negosiator Iran dalam putaran pertama perundingan dengan AS pada bulan April, juga menyoroti biaya finansial perang bagi warga Amerika, meskipun dengan nada yang lebih mengejek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved