Situasi Genting, Iran Juga Siap Perang Lagi Melawan AS dan Israel

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:04 WIB
loading...
A A A
“Jadi, Anda mendanai [Pete] Hegseth, pembawa acara TV yang gagal, dengan suku bunga yang belum pernah terdengar sejak 2007, sehingga dia dapat berperan sebagai Menteri Perang di halaman belakang kita di Hormuz?” tulis Ghalibaf di X, merujuk pada menteri perang AS.

“Tahukah Anda apa yang lebih gila daripada utang USD39 triliun? Membayar premi pra-krisis keuangan global (GFC) untuk mendanai LARP (permainan peran aksi langsung) dan yang Anda dapatkan hanyalah GFC baru,” imbuh Ghalibaf.

AS dan Iran di Ambang Perang Lagi

Sebelumnya, laporan The New York Times pada hari Jumat menyebutkan bahwa AS dan Israel sedang mempersiapkan serangan gabungan lagi terhadap Iran. Mengutip dua pejabat Timur Tengah, laporan itu menyebutkan bahwa serangan terbaru paling cepat dimulai minggu depan.

Para pejabat, yang ingin tetap anonim, mengatakan kepada The New York Times bahwa AS dan Israel sedang melakukan “persiapan intensif” untuk kemungkinan dimulainya kembali permusuhan, dan mencatatnya sebagai persiapan paling signifikan sejak gencatan senjata yang dimediasi Pakistan ditetapkan pada awal 7-8 April.

Seorang pejabat senior Israel, yang dikutip Channel 12, Minggu (17/5/2026), juga mengatakan bahwa Israel sedang bersiap untuk perang yang akan segera terjadi dan menunggu Presiden AS Donald Trump untuk memutuskan bagaimana melanjutkan negosiasi dengan Iran untuk mengakhiri konflik.

“Amerika memahami bahwa negosiasi dengan Iran tidak akan membuahkan hasil,” klaim pejabat tersebut, yang menolak disebutkan namanya.

“Kami sedang bersiap untuk pertempuran selama beberapa hari hingga beberapa minggu dan menunggu keputusan akhir Trump. Kami akan tahu lebih banyak dalam 24 jam,” ujarnya. Tidak jelas mengapa pejabat tersebut menyebutkan jangka waktu 24 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved