Israel Perluas Jangkauan Jet Tempur Siluman F-35 di Tengah Perang Melawan Iran

Jum'at, 15 Mei 2026 - 18:23 WIB
loading...
Israel Perluas Jangkauan...
Israel berupaya perluas kemampuan jangkauan jet tempur siluman F-35 Adir di tengah perang melawan Iran. Foto/ IDF Spokespersons Unit
A A A
TEL AVIV - Pemerintah Israel mengumumkan penandatanganan kontrak senilai lebih dari USD34 juta guna mengembangkan kemampuan jangkauan yang diperluas untuk jet tempur siluman F-35 Adir. Upaya ini dilakukan di tengah perang bersama Amerika Serikat (AS) melawan Iran.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Direktorat Pengadaan Pertahanan menandatangani kesepakatan dengan Cyclone, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Elbit Systems.

Baca Juga: Iran: Jet Tempur Siluman F-35 AS Nyatakan Keadaan Darurat di Dekat Selat Hormuz

"Perjanjian tersebut mencakup pengembangan kemampuan jangkauan yang diperluas untuk jet tempur F-35 Adir, yang diproduksi oleh Lockheed Martin," bunyi pernyataan tersebut, yang dilansir Anadolu, Jumat (15/5/2026).

“Kesepakatan yang bernilai lebih dari USD34 juta (lebih dari NIS 100 juta) ini mencakup pengembangan dan integrasi tangki bahan bakar eksternal berdasarkan desain Cyclone yang sudah ada, yang awalnya dikembangkan untuk F-16,” lanjut pernyataan Kementerian Pertahanan.

"Kemampuan baru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan operasional pesawat, mengurangi ketergantungan pada pengisian bahan bakar di udara, dan meningkatkan fleksibilitas operasional di seluruh misi jarak jauh,” imbuh kementerian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved