Iran Amati China dengan Sangat Cermat Seiring Pertemuan Xi dan Trump
Jum'at, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing. Foto/white house
A
A
A
TEHERAN - Saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Beijing, hanya sedikit yang mengamati lebih cermat daripada kepemimpinan di Iran. Pendapat itu diungkap Alex Vatanka, peneliti senior di Middle East Institute.
Vatanka mengatakan kepada Al Jazeera bahwa hubungan China dengan Iran telah berubah selama 25 tahun terakhir, bergeser dari mitra dagang kecil menjadi mitra dagang terbesar Iran.
“Saya ingat ketika Jerman adalah mitra dagang terbesar Iran,” katanya. “Masa-masa itu sudah lama berlalu.”
China memasok Iran dengan mesin dan peralatan, termasuk untuk sektor pertahanannya, dan membeli sekitar 90% produksi minyak mentahnya.
Ketergantungan itu berdampak dua arah. “Apa yang terjadi antara China dan AS adalah sesuatu yang dipantau dengan sangat saksama oleh rezim Iran,” ujar dia.
Vatanka mengatakan kepada Al Jazeera bahwa hubungan China dengan Iran telah berubah selama 25 tahun terakhir, bergeser dari mitra dagang kecil menjadi mitra dagang terbesar Iran.
“Saya ingat ketika Jerman adalah mitra dagang terbesar Iran,” katanya. “Masa-masa itu sudah lama berlalu.”
China memasok Iran dengan mesin dan peralatan, termasuk untuk sektor pertahanannya, dan membeli sekitar 90% produksi minyak mentahnya.
Ketergantungan itu berdampak dua arah. “Apa yang terjadi antara China dan AS adalah sesuatu yang dipantau dengan sangat saksama oleh rezim Iran,” ujar dia.
Lihat Juga :