Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:21 WIB
loading...
A A A

1. CureVac (Jerman)

CureVac adalah perusahaan yang paling sering disebut terkait investasi Bill Gates.

Pada 2015, Gates Foundation menginvestasikan sekitar USD52 juta ke CureVac untuk pengembangan teknologi mRNA dan fasilitas produksi vaksin.

Perusahaan ini kemudian menjadi salah satu pionir teknologi mRNA, bersamaan dengan Moderna dan BioNTech. Selama pandemi Covid-19, CureVac mencoba mengembangkan vaksin Covid sendiri, tetapi kalah cepat dibanding Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Gates Foundation bukan pemilik mayoritas, melainkan investor strategis dan mitra pendanaan riset.

2. CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations)

Coalition for Epidemic Preparedness Innovations bukan perusahaan vaksin, tetapi organisasi pendanaan pengembangan vaksin global.

CEPI didirikan bersama oleh: pemerintah Norwegia, India, World Economic Forum, Wellcome Trust, dan Gates Foundation.

Selama pandemi Covid-19, CEPI menginvestasikan lebih dari USD1,5 miliar, mendukung 14 kandidat vaksin, dan serta ikut memimpin program distribusi vaksin global COVAX.

CEPI juga ikut mendanai AstraZeneca-Oxford, Novavax, dan berbagai vaksin generasi baru.

3. Gavi, the Vaccine Alliance

Gavi, the Vaccine Alliance juga sangat terkait dengan Gates Foundation.

Bill Gates merupakan salah satu donor terbesar organisasi ini. Bahkan pada 2025, menurut Reuters, Gates Foundation kembali menjanjikan dana USD1,6 miliar untuk Gavi.

Gavi berperan membeli dan mendistribusikan vaksin ke negara-negara miskin, termasuk vaksin Covid-19 melalui COVAX.

Pandemi dan “Ledakan Emas” Industri Vaksin


Pandemi Covid-19 menciptakan pasar vaksin terbesar dalam sejarah modern. Pemerintah di seluruh dunia berlomba membeli miliaran dosis vaksin dalam waktu sangat singkat.

Model bisnis baru berbasis teknologi mRNA juga membuat perusahaan seperti Moderna dan BioNTech melonjak dari pemain kecil menjadi kekuatan utama industri farmasi global.

Namun ketika pandemi mereda, banyak perusahaan mulai menghadapi penurunan pendapatan drastis akibat melemahnya permintaan vaksin booster. BioNTech bahkan mulai memangkas ribuan pekerja dan mengalihkan fokus ke terapi kanker.

Kini, munculnya wabah hantavirus kembali memunculkan spekulasi apakah industri vaksin global akan kembali memasuki siklus keuntungan besar seperti era Covid-19. Namun sejumlah ahli menilai hantavirus tidak memiliki potensi pandemi global sebesar Covid-19.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Bagaimana Negara-negara...
Bagaimana Negara-negara Merespons Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius?
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Wabah Hantavirus Juga...
Wabah Hantavirus Juga Sampai Israel, 1 Orang Terinfeksi
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved