Prancis Sangkal Hendak Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz, Nyali Ciut usai Diancam Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Inggris juga mengumumkan pengerahan kapal perusak HMS Dragon sebagai bagian dari "perencanaan yang bijaksana" untuk upaya internasional di masa depan guna mengamankan navigasi di Selat Hormuz setelah kondisi memungkinkan.

Para pejabat Inggris dan Prancis menekankan bahwa pengerahan tersebut dimaksudkan sebagai langkah-langkah persiapan, bukan intervensi langsung di dalam selat itu sendiri.

Menurut para pejabat Inggris, lebih dari 40 negara diharapkan akan berpartisipasi dalam diskusi tentang kemungkinan koalisi maritim multinasional yang dipimpin oleh London dan Paris untuk memulihkan kepercayaan pada pelayaran komersial melalui Teluk.

Masalah ini menjadi semakin mendesak sejak Iran memperketat pembatasan di Selat Hormuz selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berkontribusi pada kenaikan tajam harga minyak dan gangguan pada pelayaran global.

Amerika Serikat menanggapi dengan memberlakukan blokade sendiri terhadap pelabuhan Iran dan meluncurkan operasi angkatan laut "Project Freedom" yang berumur pendek yang bertujuan untuk mengawal kapal-kapal komersial melalui selat tersebut.

Presiden AS Donald Trump sejak itu mengancam akan melakukan intervensi yang lebih luas. Kampanye militer dan Angkatan Laut yang dijuluki "Project Freedom Plus" diluncurkan setelah menolak tanggapan terbaru Teheran terhadap usulan gencatan senjata Washington.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved