Trump Sebut Gencatan Senjata dalam Kondisi Kritis, Iran Juga Siap Beri AS Pelajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:51 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa konflik tidak akan berakhir sampai fasilitas nuklir Iran dihancurkan.

The Wall Street Journal, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, mengatakan bahwa usulan balasan Iran mencakup kemungkinan pengenceran sebagian uranium yang sangat diperkaya, dengan sisanya dipindahkan ke negara ketiga.

"Pengekangan Berakhir"


Kurangnya jalan menuju penyelesaian telah memfokuskan perhatian pada Selat Hormuz, di mana Iran membatasi lalu lintas maritim dan menetapkan mekanisme pembayaran untuk memungut biaya tol bagi kapal yang melintasinya.

Para pejabat AS telah menekankan bahwa akan "tidak dapat diterima" bagi Teheran untuk mengendalikan jalur air internasional tersebut.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali operasi AS yang berumur pendek untuk memandu kapal tanker minyak dan kapal komersial lainnya melalui Selat Hormuz, tetapi dia belum mengambil keputusan akhir.

Sumber-sumber Arab Saudi sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa Arab Saudi telah melarang AS menggunakan wilayah udara dan pangkalan mereka untuk operasi tersebut pada awalnya, karena khawatir "itu hanya akan meningkatkan situasi dan tidak akan berhasil".

Sebagai bagian dari blokade tersebut, Angkatan Laut AS terkadang menembaki kapal untuk melumpuhkannya, atau menaiki dan mengalihkan kapal tersebut.

Dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Minggu, juru bicara komisi keamanan nasional parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, memperingatkan Washington: "Pengekangan kami berakhir mulai hari ini."

"Serangan apa pun terhadap kapal-kapal kami akan memicu respons Iran yang kuat dan tegas terhadap kapal dan pangkalan Amerika," kata Rezaei.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved