Trump Sebut Gencatan Senjata dalam Kondisi Kritis, Iran Juga Siap Beri AS Pelajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:51 WIB
loading...
A A A
"Jika Selat Hormuz dibuka hari ini, masih akan membutuhkan waktu berbulan-bulan bagi pasar untuk menyeimbangkan kembali, dan jika pembukaannya ditunda beberapa minggu lagi, maka normalisasi akan berlangsung hingga tahun 2027," paparnya, yang dilansir AFP, Selasa (12/5/2026).

Selain energi, dunia juga menghadapi kekurangan pupuk—yang sebagian besar berasal dari pelabuhan Teluk—dan karenanya bisa memicu krisis pangan untuk puluhan juta orang.

Jorge Moreira da Silva, direktur eksekutif Kantor Layanan Proyek Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOPS), mengatakan kepada AFP bahwa hanya tersisa beberapa minggu untuk mencegah potensi "krisis kemanusiaan besar-besaran".

"Kita mungkin akan menyaksikan krisis yang akan memaksa 45 juta orang lagi mengalami kelaparan dan kekurangan pangan," paparnya.

Trump tidak mengatakan apa yang menyinggungnya dalam respons Iran, tetapi Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Teheran telah menyerukan diakhirinya blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhannya dan perang "di seluruh wilayah"—yang menyiratkan penghentian serangan Israel yang menargetkan Hizbullah di Lebanon.

Yang terpenting, juru bicara kementerian tersebut, Esmaeil Baqaei, mengatakan kepada wartawan bahwa Iran menuntut pembebasan aset milik rakyat Iran, yang selama bertahun-tahun secara tidak adil terperangkap di bank-bank asing.

Ini bukan hanya kembali ke status quo sebelum AS dan Israel melancarkan perang pada 28 Februari, tetapi merupakan kemenangan dalam kampanye panjang Republik Islam melawan isolasi ekonominya.

"Kami tidak menuntut konsesi apa pun. Satu-satunya yang kami tuntut adalah hak-hak sah Iran," kata Baqaei.

Pengakhiran sanksi internasional akan mengurangi pengaruh Washington atas Teheran saat mereka mencoba untuk mengamankan pengakhiran permanen pengayaan nuklir Iran.

AS, Israel, dan sekutu mereka telah lama menuduh Iran berupaya mendapatkan senjata atom, tuduhan yang berulang kali dibantah Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved