Apa yang Akan Terjadi setelah Trump Tolak Proposal Iran?

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB
loading...
Apa yang Akan Terjadi...
Perang bisa saja kembali pecah karena Donald Trump tolak proposal Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Penolakan Presiden Donald Trump terhadap tanggapan terbaru Iran terhadap proposal gencatan senjata AS telah mendorong gencatan senjata Teluk yang rapuh kembali ke ambang kehancuran. Itu juga meningkatkan kekhawatiran baru akan eskalasi militer yang diperbarui, gangguan pengiriman, dan lonjakan harga minyak global lainnya.

Trump menyebut tanggapan Teheran "sama sekali tidak dapat diterima", menuduh Iran "bermain-main" setelah Gedung Putih menunggu 10 hari untuk balasan Teheran terhadap draf kerangka kerja yang bertujuan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

Sementara itu, media pemerintah Iran mengatakan Teheran telah menolak apa yang mereka sebut sebagai tuntutan yang sama dengan "menyerah", dan malah bersikeras pada pencabutan sanksi, pengakhiran perang, dan jaminan terhadap serangan di masa depan sebelum membuat konsesi besar.

Apa yang Akan Terjadi setelah Trump Tolak Proposal Iran?

1. Iran Memiliki Banyak Tuntutan

Menurut laporan media pemerintah Iran, tanggapan Teheran sangat berfokus pada tuntutan perang dan ekonomi daripada konsesi nuklir segera.

Iran dilaporkan menuntut:

Pengakhiran perang di semua front

Pencabutan sanksi AS segera

Pelepasan aset Iran yang dibekukan

Pengakhiran blokade angkatan laut AS

Pengakuan atas pengelolaan Selat Hormuz oleh Iran

Proposal tersebut juga dilaporkan menginginkan proses bertahap yang dimulai dengan nota kesepahaman diikuti oleh 30 hari negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved