AS dan Iran Belum Capai Kesepakatan, Kapal Tanker Qatar Berlayar ke Selat Hormuz
Minggu, 10 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan pertempuran terbesar di dalam dan sekitar selat sejak gencatan senjata dimulai sebulan yang lalu, dan Uni Emirat Arab kembali diserang pada hari Jumat.
Teheran sebagian besar telah memblokir pengiriman non-Iran melalui selat sejak perang dimulai dengan serangan udara AS-Israel di seluruh Iran pada 28 Februari. Sebelum perang, seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur air yang sempit ini.
Pada hari Jumat, terjadi bentrokan sporadis antara pasukan Iran dan kapal-kapal AS di selat, lapor kantor berita semi-resmi Iran, Fars. Kantor berita Tasnim kemudian mengutip sumber militer Iran yang mengatakan situasi telah tenang tetapi memperingatkan bahwa bentrokan lebih lanjut mungkin terjadi.
Militer AS mengatakan telah menyerang dua kapal yang terkait dengan Iran yang mencoba memasuki pelabuhan Iran, dengan sebuah jet tempur AS menghantam cerobong asap mereka dan memaksa mereka untuk berbalik.
Garda Revolusi Islam Iran mengancam pada hari Sabtu untuk menargetkan situs-situs AS jika kapal tanker mereka diserang, AFP mengutip media Iran.
“Setiap serangan terhadap kapal tanker dan kapal komersial Iran akan mengakibatkan serangan besar-besaran terhadap salah satu pusat Amerika di kawasan itu dan kapal-kapal musuh,” katanya, sehari setelah serangan tersebut.
AS memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran bulan lalu. Tetapi penilaian CIA menunjukkan bahwa Iran tidak akan mengalami tekanan ekonomi yang parah dari blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran selama sekitar empat bulan lagi, menurut seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang pengaruh Trump atas Teheran dalam konflik yang tidak populer di kalangan pemilih dan sekutu AS.
Seorang pejabat intelijen senior menyebut klaim tentang analisis CIA tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh Washington Post, sebagai tidak benar.
Bentrokan meluas di luar jalur perairan tersebut. UEA mengatakan pertahanan udaranya terlibat baku tembak dengan dua rudal balistik dan tiga drone dari Iran pada hari Jumat, dengan tiga orang mengalami luka sedang.
Teheran sebagian besar telah memblokir pengiriman non-Iran melalui selat sejak perang dimulai dengan serangan udara AS-Israel di seluruh Iran pada 28 Februari. Sebelum perang, seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur air yang sempit ini.
Pada hari Jumat, terjadi bentrokan sporadis antara pasukan Iran dan kapal-kapal AS di selat, lapor kantor berita semi-resmi Iran, Fars. Kantor berita Tasnim kemudian mengutip sumber militer Iran yang mengatakan situasi telah tenang tetapi memperingatkan bahwa bentrokan lebih lanjut mungkin terjadi.
Militer AS mengatakan telah menyerang dua kapal yang terkait dengan Iran yang mencoba memasuki pelabuhan Iran, dengan sebuah jet tempur AS menghantam cerobong asap mereka dan memaksa mereka untuk berbalik.
Garda Revolusi Islam Iran mengancam pada hari Sabtu untuk menargetkan situs-situs AS jika kapal tanker mereka diserang, AFP mengutip media Iran.
“Setiap serangan terhadap kapal tanker dan kapal komersial Iran akan mengakibatkan serangan besar-besaran terhadap salah satu pusat Amerika di kawasan itu dan kapal-kapal musuh,” katanya, sehari setelah serangan tersebut.
AS memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran bulan lalu. Tetapi penilaian CIA menunjukkan bahwa Iran tidak akan mengalami tekanan ekonomi yang parah dari blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran selama sekitar empat bulan lagi, menurut seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang pengaruh Trump atas Teheran dalam konflik yang tidak populer di kalangan pemilih dan sekutu AS.
Seorang pejabat intelijen senior menyebut klaim tentang analisis CIA tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh Washington Post, sebagai tidak benar.
Bentrokan meluas di luar jalur perairan tersebut. UEA mengatakan pertahanan udaranya terlibat baku tembak dengan dua rudal balistik dan tiga drone dari Iran pada hari Jumat, dengan tiga orang mengalami luka sedang.
Lihat Juga :