Hanya Bertahan 48 Jam, Project Freedom Trump Gagal Bebaskan 1.600 Kapal di Selat Hormuz

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:24 WIB
loading...
A A A
IMO terus mendesak kapal-kapal untuk berhati-hati secara maksimal dan mencatat bahwa konvoi maritim bukanlah solusi jangka panjang.

Amerika Serikat dan Iran terus bergerak menuju kesepakatan untuk mengakhiri perang, kata sumber regional CNN yang mengetahui negosiasi tersebut. Namun, pemerintahan Trump memperingatkan bahwa pembicaraan dapat gagal pada menit terakhir.

Setelah Trump mengumumkan penangguhan “Project Freedom", Iran mengatakan bahwa pelayaran aman melalui Selat Hormuz dimungkinkan di bawah “prosedur baru", dan Iran meluncurkan Otoritas Selat Teluk Persia, yang akan mengatur pelayaran melalui selat tersebut, termasuk biaya pelayaran, menurut laporan Press TV Iran.

Amerika Serikat sebelumnya telah memperingatkan bahwa Iran tidak memiliki wewenang untuk mengendalikan jalur air tersebut.

Meskipun demikian, kata Seroka, bahkan dengan pengawalan AS, keluar dari Selat Hormuz akan membutuhkan “penilaian yang sangat hati-hati” bagi perusahaan pelayaran.

“Mereka akan membutuhkan kepercayaan yang jauh lebih besar pada keamanan dan keandalan pelayaran melalui selat tersebut sebelum mereka mengambil langkah itu," ujarnya.

Pada akhirnya, jalan untuk mengeluarkan 1.600 kapal dari Selat Hormuz tidak hanya bergantung pada kesepakatan politik tetapi juga pada jaminan keamanan nyata, skema asuransi yang stabil, dan prosedur yang jelas yang mengurangi risiko bagi pelayaran global.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved