Hanya Bertahan 48 Jam, Project Freedom Trump Gagal Bebaskan 1.600 Kapal di Selat Hormuz

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:24 WIB
loading...
Hanya Bertahan 48 Jam,...
Operasi Project Freedom Amerika Serikat, yang hanya bertahan kurang dari 48 jam, gagal membebaskan 1.600 kapal di Selat Hormuz. Foto/MarineTraffic.com
A A A
TEHERAN - Bagi puluhan ribu pelaut di sekitar 1.600 kapal yang terdampar di Selat Hormuz, operasi “Project Freedom” atau "Proyek Kebebasan" yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata bukanlah kebebasan yang mereka harapkan.

Operasi militer oleh AS untuk mengawal kapal-kapal melalui selat tersebut hanya berlangsung kurang dari 48 jam. Hanya dua kapal yang berhasil melewati selat yang sebagian besar ditutup oleh Iran tersebut.

Baca Juga: Jenderal IRGC: Rudal Iran Sudah Mengunci Target AS, Hanya Tunggu Perintah Tembak!

Menurut laporan NBC News, Trump menangguhkan operasi "Project Freedom" karena negara-negara Teluk—terutama Kerajaan Arab Saudi—marah. Riyadh, misalnya, merasa tidak diajak koordinasi tentang operasi itu dan akhirnya menolak mengizinkan militer AS beroperasi di Pangkalan Prince Sultan.

Kini, perusahaan pelayaran dan para pelaut yang terdampar kembali tidak memiliki jalur keluar yang aman dan tidak ingin mengambil risiko menyeberang. Meskipun gencatan senjata AS dan Iran telah diberlakukan sejak 8 April, rudal dan drone terus berterbangan di atas jalur air selebar 21 mil tersebut.

Menurut Direktur Eksekutif Port oe Los Angeles, Gene Seroka, hanya perjanjian perdamaian nyata yang bisa menjadi jaminan.

“Tidak ada hal lain, kecuali perjanjian perdamaian yang tulus, yang telah dibuktikan dan dikonfirmasi, yang akan memenangkan kepercayaan sektor pelayaran komersial," kata Seroka, seperti dikutip dari CNN, Minggu (10/5/2026).

Seroka, yang menghabiskan sekitar lima tahun bersama perusahaan pelayaran terkemuka American President Lines di Timur Tengah, mengatakan bahwa dia belum berbicara dengan eksekutif perusahaan pelayaran mana pun yang siap memindahkan kargo dan barang pribadi mereka bersama pasukan AS.

Selama lebih dari dua bulan, perusahaan pelayaran telah mencari “celah” untuk keluar dari Selat Hormuz. Dalam kondisi normal, sekitar 120 kapal melewati Selat Hormuz setiap hari, banyak di antaranya mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved