Pesawat Frontier Bawa 231 Orang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Potongan Tubuh Korban Berserakan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:50 WIB
loading...
A A A
John Anthens bersama putranya, Jacob, berada di pesawat tersebut, dan berbicara dengan CBS News setelah kejadian itu. Dia mengatakan bahwa dirinya duduk di dekat jendela di atas sayap dan melihat percikan api, diikuti oleh apa yang dia sebut sebagai ledakan besar di area sayap dan mesin.

Dia mengatakan bahwa setelah ledakan, para penumpang berteriak, dan asap tebal memenuhi kabin. Setelah turun dari pesawat, Anthens memperkirakan bahwa dia dan penumpang lainnya menunggu di landasan pacu dalam cuaca dingin selama sekitar satu jam sebelum bus tiba untuk mengangkut mereka kembali ke terminal.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengeluarkan pernyataan pada Sabtu sore, yang menyatakan, "NTSB berkoordinasi dengan FAA, operasional bandara Denver, dan penegak hukum setempat untuk mengumpulkan informasi tentang kejadian tersebut, tetapi kami belum memiliki detail untuk dibagikan saat ini."

Penyebab insiden tersebut masih belum ditentukan, termasuk kebakaran mesin. Landasan pacu 17L, tempat tabrakan dengan pejalan kaki terjadi, dibuka kembali tepat sebelum pukul 11.00 pagi waktu setempat, menurut Bandara Internasional Denver.

Pihak bandara mengatakan pagar di sekitar fasilitas tersebut masih utuh, dan orang tersebut diyakini bukan karyawan bandara. Menteri Transportasi Sean Duffy menyebut orang tersebut sebagai "penyusup", dan mengatakan bahwa penegak hukum setempat juga sedang menyelidiki insiden tersebut. "Tidak seorang pun boleh menyusup ke bandara," tulis Duffy di X.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved