Diduga Jadi Mata-mata China, India Tangkap Seorang Jurnalis

Minggu, 20 September 2020 - 13:32 WIB
loading...
Diduga Jadi Mata-mata...
Otoritas keamanan India dilaporkan telah menangkap seorang jurnalis yang berbasis di New Delhi, karena memberikan informasi sensitif kepada intelijen China. Foto/Ist
A A A
NEW DELHI - Otoritas keamanan India dilaporkan telah menangkap seorang jurnalis yang berbasis di New Delhi. Jurnalis tersebut ditangkap karena memberikan informasi sensitif kepada intelijen China .

"Sebuah kasus di bawah Undang-Undang Rahasia Resmi India telah didaftarkan terhadap Rajeev Sharma pada 13 September dan dia ditangkap keesokan harinya," kata polisi India dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (20/9/2020).

Sel Khusus Kepolisian Delhi menuduh Sharma bekerja untuk petugas intelijen China, mengklaim bahwa dokumen rahasia yang terkait dengan departemen Pertahanan India telah dikirimkan oleh oleh pria berusia 61 tahun tersebut. ( Baca juga: Tertahan Pandemi, Pemerintah Kembali Repatriasi 151 WNI dari India )

Mereka kemudian menuturkan, selain Sharman, mereka juga menangkap dua orang lainnya yang diduga menjadi mata-mata China. Kedua orang tersebut adalah seorang wanita asal China dan seorang pria asal Nepal.

Polisi mengidentifikasi wanita China itu sebagai Qing Shi dan pria asal Nepal bernama Sher Singh. Sel Khusus Kepolisian Delhi mengatakan keduanya ditangkap karena membayar Sharma sejumlah besar uang melalui saluran ilegal untuk menyampaikan informasi sensitif kepada Intelijen China.

"Perusahaan cangkang, yang dioperasikan oleh intelijen asing, digunakan untuk mentransfer dana," kata Sel Khusus Kepolisian Delhi. ( Baca juga: Sesumbar Mandi Lumpur Tangkal Corona, Politisi India Malah Positif Covid-19 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved